Terinfeksi Covid-19, Bayi 4 Bulan Ditinggalkan Ibunya di Rumah Sakit

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 22 Oktober 2020 13:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 22 18 2297725 terinfeksi-covid-19-bayi-4-bulan-ditinggalkan-ibunya-di-rumah-sakit-GpPKxfvLpM.jpg ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PALERMO – Seorang ibu di Italia membawa dan meninggalkan bayinya yang terinfeksi Covid-19 di rumah sakit, demikian disampaikan dokter.

Menurut laporan media lokal, sang ibu dan bayinya dites positif virus corona pekan lalu ketika mereka tiba di fasilitas medis di Palermo, Sisilia. Tetapi ketika bayi itu dirawat di Rumah Sakit Di Cristina, Palermo, sang ibu melarikan diri.

BACA JUGA: Prancis, Italia dan Spanyol Catat Rekor Kematian COVID-19 Terendah

Polisi telah melakukan perburuan terhadap wanita tersebut setelah dia gagal menjawab panggilan telepon dari petugas medis. Ibu dan bayinya dibawa ke rumah sakit oleh polisi tetapi keadaan pasti bagaimana wanita itu meninggalkan fasilitas tersebut masih belum jelas, demikian dilaporkan kantor berita ANSA.

"Staf medis mencoba menghubungi sang ibu selama berhari-hari,” kata Dokter Marilù Furnari sebagaimana dilansir The Sun.

"Tetapi kami tidak dapat menghubunginya. Pada saat itu kami menelepon polisi dan memberi tahu mereka bahwa gadis kecil itu mungkin telah ditinggalkan."

Menurut La Repubblica, wanita tersebut berpura-pura menjadi bibi bayi berusia empat bulan itu sebelum menghilang pada 12 Oktober. Media melaporkan bahwa wanita kedua, juga mengaku sebagai bibi anak tersebut, tiba di rumah sakit dua hari kemudian.

Namun, staf menjadi curiga terhadap wanita tersebut dan menghubungi polisi. La Repubblica mengklaim wanita kedua juga melarikan diri dari rumah sakit.

Untungnya, bayi tersebut telah pulih dari penyakit pernapasan, yang telah menewaskan 36.832 orang di Italia sejak dimulainya pandemi awal tahun ini.

BACA JUGA: Lewati Italia, Inggris Catat Angka Kematian COVID-19 Tertinggi Kedua di Dunia

Polisi memeriksa rekaman CCTV rumah sakit dan telah berbicara dengan para saksi saat mereka mencoba melacak ibunya.

Sebanyak 26 anak telah dirawat di bangsal penyakit menular anak Di Cristina, termasuk 17 anak pada Oktober sejak sekolah di Sisilia dibuka kembali.

"Hanya empat yang mengalami komplikasi, yang lainnya baik-baik saja dan akan dipulangkan segera setelah hasil tes negatif," kata Dr Furnari kepada La Vanguardia.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini