Duh, Seorang Pelajar Sandera Warga di Minahasa Utara

INews.id, · Kamis 22 Oktober 2020 16:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 22 340 2297889 duh-seorang-pelajar-sandera-warga-di-minahasa-utara-24qlDjiT8q.jpg foto: ist

MANADO – Seorang pelajar AR alias F (18), nekat menyandera seorang warga karena mencuri sepeda motor di Desa Kema I, Kecamatan Kema, Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara (Sulut).

(Baca juga: Terungkap, Sandiaga Uno Habiskan Rp1 Triliun untuk Pilgub dan Pilpres)

"Tersangka diamankan saat berada di rumah, di wilayah Empang Kelurahan Kakenturan Bitung. Saat diamankan, tersangka sedang berpesta miras," kata Kasat Reskrim Polres Minut AKP M Azwar Nur, Kamis (22/10/2020).

Berdasarkan keterangan korban bernama Maxi Wantania (62) warga Desa Kema, pada Selasa (13/10/2020) pukul 00.30 Wita, korban hendak buang air kecil. Tiba-tiba dia dikagetkan dengan kemunculan orang tak dikenal di dalam rumahnya.

Tersangka yang juga terkejut langsung menyergap korban dengan menggunakan pisau. Pelajar itu juga menyandera korban dengan cara mengikat kaki dan tangannya, kemudian menutup mata korban.

(Baca juga: Mayat Perempuan Terbakar dalam Mobil Ternyata Kerabat Jauh Jokowi)

Setelah menyandera korban, tersangka melancarkan aksinya melarikan sepeda motor merek Honda Vario. Handphone korban merek Xiaomi dan Samsung juga dibawa kabur.

"Tersangka sudah diamankan di Mako Polsek Kema. Kepada tim, tersangka juga mengakui bahwa terlibat dalam kasus pencurian di Alfamart Kadoodan," kata Azwar.

Masih kata Azwar, penangkapan tersangka berawal saat anggota Satlantas Polres Bitung melaksanakan operasi rutin hunting. Saat itu, anggota mencurigai motor tersebut karena tidak menggunakan pelat nomor atau nomor polisi. Pelaku juga tidak menggunakan helm.

"Karena curiga, petugas kemudian memberhentikan kendaraan tersebut untuk menanyai si pengendaranya," ujarnya.

Saat itu pelaku mencoba lari dari polisi. Namun, polisi tetap berhasil mengamankan dan menilang pelaku. Setelah beberapa hari motor tersebut ditahan, baru diketahui kendaraan tersebut hasil tindak pidana kekerasan dan pencurian di wilayah Kema.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini