Tebing Longsor Dekat Tol Cipularang KM 116, Lalu Lintas Masih Aman

Adi Haryanto, Koran SI · Kamis 29 Oktober 2020 14:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 29 525 2301203 tebing-longsor-dekat-tol-cipularang-km-116-lalu-lintas-masih-aman-u0abhf8F2W.jpg Tebing longsor berjarak 50 meter dari badan jalan Tol Cipularang KM 116 arah Jakarta. (Foto : Dok BPBD Bandung Barat)

BANDUNG BARAT – Hujan deras mengakibatkan tanah tebing setinggi 30 meter di Kampung Parakan RT 03/08, Desa Bojongkoneng, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, longsor.

Longsor mengakibatkan tertimbunnya perkebunan milik warga seluas kurang lebih 50 meter persegi. Namun, yang harus diantisipasi tebing longsor tersebut berjarak sekitar 50 meter dari badan jalan Tol Cipularang KM 116 arah Jakarta.

"Longsornya terjadi pada Rabu (28/10/2020) sore akibat hujan deras. Tidak ada korban jiwa, tapi kerugian materi akibat lahan perkebunan warga ada yang tertimbun," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, Duddy Prabowo, Kamis (29/10/2020).

Duddy menyebutkan, lokasi longsor dari bibir jalan Tol Cipularang KM 116 sekitar 25 sampai 50 meter. Kondisinya tidak mengancam permukiman warga. Namun, potensi longsor susulan kemungkinan bisa terjadi. Terlebih di bagian atas tebing yang longsor ada persawahan dan genangan air.

"Kondisi tanah di lokasi labil makanya khawatir ada longsor susulan makanya kami stand by kan petugas di lapangan," kata dia.

Menurutnya, jika dibandingkan longsor di KM 118 beberapa bulan lalu, yang sekarang jauh lebih kecil jadi tidak mengganggu. Pihaknya hingga kini terus berkoordinasi dengan Jasa Marga selalu pemilik ruas jalan tol. Hasil pemantauan, longsor tersebut tidak mengganggu arus lalu lintas.

Baca Juga : Masih Macet, Contraflow Tol Cikampek Diperpanjang hingga KM 65

"Kajian teknis masih dilakukan Jasa Marga. Tapi, laporan awal tidak berdampak ke arus lalu lintas jadi masih aman dilalui," tuturnya.

Baca Juga : Jalur Puncak Bogor Macet, Polisi Berlakukan Oneway Arah Jakarta

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini