Selama Libur Panjang, KAI Daop 2 Bandung Angkut 16.603 Penumpang

Arif Budianto, Koran SI · Senin 02 November 2020 01:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 01 525 2302473 selama-libur-panjang-kai-daop-2-bandung-angkut-16-603-penumpang-Gv9pu8lTkT.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

BANDUNG - PT KAI Daop 2 Bandung mencatat penumpang kumulatif selama libur panjang pekan ini sebanyak 16.603 orang telah meninggalkan Bandung. Daop 2 Bandung mencatat kenaikan penumpang cukup signifikan.

“Hingga hari ini, sebanyak 16.603 penumpang tercatat telah menggunakan kereta api jarak jauh dari wilayah Daop 2 Bandung. Para penumpang berangkat dari Stasiun Bandung, Kiaracondong, dan stasiun lainnya di Daop 2 Bandung menuju berbagai kota seperti Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Blitar, Gambir, Pasar Senen, dsb,” ujar Manajer Humas PT Kereta api Indonesia (KAI) Daop 2 Bandung Noxy Citrea, Minggu (1/11/2020).

Baca Juga:  Volume Kendaraan Gerbang Tol Colomadu Meningkat, Arus Lalu Lintas Tetap Lancar

Pada 20 hingga 25 Oktober jumlah penumpang yang berangkat dari wilayah Daop 2 Bandung sebanyak 7.253 orang. Sedangkan pada libur panjang kali ini, mulai 27 Oktober hingga 1 November 2020 sejumlah 15.762 penumpang. Artinya, volume penumpang mengalami peningkatan sekitar 117 % dibandingkan periode yang sama pekan lalu.

“Sejauh ini relasi yang paling banyak dipesan adalah tujuan kota Yogyakarta dan Surabaya. Volume penumpang tertinggi terjadi pada hari ini 1 November 2020 dengan memberangkatkan sekitar 3.444 pelanggan,” jelas Noxy.

Baca Juga: Jalur Puncak Sudah Normal Dua Arah

PT KAI mengimbau calon penumpang agar bisa melakukan rapid test sehari sebelum jadwal keberangkatan. Pada momen libur long weekend kali ini terjadi kenaikan dua kali lipat jumlah peserta rapid test di Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong, di mana biasanya 300 peserta per hari kini mencapai 700 peserta per hari.

"Kami tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan dengan mewajibkan para pengguna jasa untuk melakukan tes cepat (rapid test). Untuk itu, kami mengimbau agar mereka bisa melakukan tes cepat sehari sebelum keberangkatan supaya terhindar dari antrean dan resiko tertinggal kereta api," katanya.

Dengan demikian, mulai sejak dibuka sampai hari ini, jumlah peserta rapid test di wilayah Daop 2 telah mencapai sekitar 28.000 penumpang. Layanan rapid test di Stasiun Bandung dan Kiaracondong dibuka mulai pukul 08.00 WIB dan biayanya sebesar Rp85.000.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini