CHARLOTTE – Seorang pria diamankan pihak keamanan di Charlotte, North Carolina, Amerika Serikat (AS), lantaran kedapatan membawa senjata api ke tempat pemungutan suara (TPS). Pria itu juga diketahui masuk tanpa izin ke dalam TPS untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2020 di wilayah itu tengah berlangsung.
Sebagaimana diwartakan Washington Times, Rabu (4/11/2020), pihak kepolisian Charlotte-Mecklenburg telah mengidentifikasi nama dari pria tersebut. Ia adalah Justin Dunn yang berusia 36 tahun.

Polisi mengatakan Dunn membawa senjata api itu tanpa disembunyikan. Dia lalu berkeliaran di tempat parkir di lokasi pemungutan suara di Charlotte. Mendapati kehadiran Dunn yang memegang senjata api itu, seseorang pun mengubungi pihak keamanan setempat.
Mereka mengatakan Dunn mungkin berencana mengintimidasi para pemilih. Pria berusia 36 tahun itu pun sejatinya sudah diminta pergi dari TPS dan mengikutinya. Tetapi, sekira dua jam kemudian, Dunn kembali ke TPS.
BACA JUGA: Quick Count Pilpres AS, Trump Menang di Alabama, Perkecil Selisih dengan Biden
Dunn pun kemudian ditangkap dan didakwa melakukan pelanggaran tingkat dua. Ia dibawa ke kantor polisi di Doug Mayes Place. Dunn sendiri dikabarkan merupakan seorang pendukung Partai Demokrat.
Dalam Pilpres AS 2020, Demokrat mengusung Joe Biden sebagai kandidat presiden. Sejauh ini, Biden sendiri diketahui tengah berhasil unggul sementara atas pesaingnya dari Partai Republik, yakni Donald Trump.
Biden total telah mengantongi 129 suara electoral. Sementara Trump, ia telah meraih 94 suara electoral. Trump memenangi suara di wilayah Oklahoma, Arkansas, Tennesse, Alabama, Indiana, dan Kentucky.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.