Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Indonesia Resesi, Bagaimana Dampaknya terhadap Kehidupan Sosial?

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Sabtu, 07 November 2020 |05:30 WIB
 Indonesia Resesi, Bagaimana Dampaknya terhadap Kehidupan Sosial?
Foto: Illustrasi Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah secara resmi mengumumkan bahwa Indonesia saat ini masuk ke dalam jurang resesi. Hal itu, sejalan dengan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III-2020 yang minus 3,49% secara year on year (yoy).

Resesi ini tentu berdampak pada seluruh aspek kehidupan masyarakat. Utamanya, dalam segi perekonomian masyarakat. Tak sedikit buruh atau pekerja yang di-PHK akibat pandemi virus corona (Covid-19). Lantas, bagaimana dampak resesi terhadap kehidupan sosial di Indonesia?

Sosiolog asal Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Sigit Rochadi mengatakan, yang paling terlihat berdampak dalam resesi ini adalah menurunnya ekonomi masyarakat secara keseluruhan. Dan lapisan yang paling terdampak, kata dia, adalah masyarakat kelas bawah, buruh, hingga pekerja harian.

"Kelompok ini mengandalkan pendapatan harian. Jika tidak ada bantuan ekonomi dari pemerintah, sangat mungkin kriminalitas meningkat," kata Sigit kepada Okezone, Sabtu (7/11/2020).

Baca juga: Indonesia Resesi, Pengangguran Bakal Capai 15 Juta Orang pada 2021

Selain itu, Sigit melihat, mobilitas masyarakat pencari kerja ke kota besar mulai ada peningkatan sejak beberapa bulan lalu. Di era normal, kata Sigit, mereka mungkin akan mencoba keberuntungan di sektor informal. Namun berbeda ketika berada di era pandemi seperti saat ini.

"Dan yang mereka harapkan tentu bantuan pemerintah. Golongan menengah bawah akan melepaskan aset mereka ke pegadaian, menjual dengan harga murah untuk mempertahankan hidup seperti yang selama ini mereka lakukan," bebernya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement