20 Tenaga Kesehatan Positif Covid-19, Pelayanan RSUD Ngipang Solo Dibatasi

Ary Wahyu Wibowo, Koran SI · Senin 09 November 2020 07:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 09 512 2306363 20-tenaga-kesehatan-positif-covid-19-pelayanan-rsud-ngipang-solo-dibatasi-TvYFGrVzpZ.jpg Rumah sakit. (Ilustrasi/Dok Okezone)

SOLO – Pelayanan pasien umum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ngipang Solo dibatasi setelah sekitar 20 tenaga kesehatan (nakes) dinyatakan positif Covid-19. Pelayanan yang masih beroperasi hanya instalasi gawat darurat (IGD) untuk pasien korban kecelakaan.

Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani mengemukakan, pembatasan dilakukan mengingat manajemen melakukan tracing masif. “Kasus induk ditemukan saat ada seorang nakes yang mengalami gejala mengarah ke Covid-19. Setelah uji swab, hasilnya terkonfirmasi positif,” kata Ahyani, Minggu (8/11/2020).

Selanjutnya, tracing pertama dilaksanakan sekitar 3 hari lalu dan hasilnya terdapat sekitar 20 nakes yang juga positif Covid-19. Mereka (nakes positif) sebagian besar berdomisili di luar Kota Solo. Hampir semua ekor kasus tidak bergejala.

Sementara itu, pembatasan layanan dilakukan sesuai prosedur. Namun tidak bisa tutup total karena terkait pelayanan masyarakat.

Baca Juga : Bertambah 3.880, DKI Jakarta Juara Kasus Covid-19

Layanan yang tidak dapat diakes sementara antara lain poliklinik rawat jalan, rawat inap, pelayanan operasi, dan pelayanan persalinan. Pembatasan layanan berlangsung hingga Jumat (13/11/2020) mendatang. Hanya IGD yang tetap beroperasi. Itu pun terbatas untuk pasien korban kecelakaan. Pelayanan RSUD Ngipang untuk sementara dialihkan ke puskesmas atau rumah sakit lainnya.

Baca Juga : 57.043 Orang Jadi Suspek Covid-19 di Indonesia

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini