Prajuritnya Dikeroyok di Sumedang, Petinggi TNI: Hukum Harus Ditegakkan!

Inin Nastain, Koran SI · Senin 09 November 2020 15:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 09 525 2306691 prajuritnya-dikeroyok-di-sumedang-petinggi-tni-hukum-harus-ditegakkan-HG8cyFZJrF.jpg ilustrasi: okezone

SUMEDANG- Aksi kekerasan yang dialami Pratu Muhammad Asrul, anggota Kesehatan Yonif 301 PKS mengundang keprihatinan dari para petinggi TNI.

(Baca juga: Polisi Tangkap 4 Pengeroyok Anggota TNI AD di Sumedang dan Bandung)

Dandim 0610/Sumedang Letkol Inf Zaenal Mustofa mengatakan, Kabupaten Sumedang sejatinya daerah yang aman, dan jauh dari kekerasan. Bahkan, saat ada demo beberapa waktu lalu, aksi tersebut berjalan dengan lancar.

Zaenal terkejut ketika mendengar ada kejadian pengeroyokan yang dialami oleh Pratu Muhammad Asrul oleh sekelompok orang.

(Baca juga: Komando Operasi Merapi, Aksi Sarwo Edhie Tumpas Perwira Pro PKI)

"Tidak main hakim sendiri. Kenapa? Dampaknya kembali kepada masing-masing. Semoga ini memberi pencerahan. Hukum harus ditegakkan," ujar Dandim, Senin (9/11/2020).

Di tempat sama, Danyon Yonif Raider 301 Prabukian Santang Mayor Inf. Wahyu Alfian Arisandi berharap, kejadian tersebut bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat agar tidak menggunakan kekerasan saat menangani persoalan. Ditegaskannya, penangan masalah dengan kekerasan justru akan menimbulkan persoalan baru.

"Harapan besarnya agar jangan mengutamakan kekerasan dalam menyelesaikan persoalan. Karena mengedepankan kekerasan, yang ada bukan menyelesaikan masalah, tapi menimbulkan masalah," jelas dia.

"Kami menyampaikan ucapan terimakasih kepada bapak Kapolres dengan jajarannya bisa mengamankan pelaku," pungkasnya.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini