Polisi Tangkap 4 Pengeroyok Anggota TNI AD di Sumedang dan Bandung

Inin Nastain, Koran SI · Senin 09 November 2020 14:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 09 525 2306630 polisi-tangkap-4-pengeroyok-anggota-tni-ad-di-sumedang-dan-bandung-0KIKTXgP4h.jpg Polres Sumedang menangkap pelaku pengeroyokan anggota TNI AD (Foto: Inin Nastain)

SUMEDANG - Satuan Resor Krimininal (Satreskrim) Polres Sumedang menangkap 4 orang pelaku pengeroyokan terhadap salah satu anggota TNI AD, Jumat 6 November 2020 lalu. Keempat pelaku, Endang Sonali (ES), Nanang Mulyana (NM), Sansi Agusta (SA), dan Lim Rusman (LR) ditangkap di Sumedang dan Bandung.

Kapolres Sumedang AKBP Eko Robbyanto mengatakan, sebelum kejadian, korban Pratu Nuhanmad Asrul mengemudikan mobil dari arah Bandung ke Sumedang. Dalam perjalanan, tanpa disadari, spion mobil yang dikemudikannya menyerempet pejalan kaki di Jalan Raya Cadas Pangeran.

Baca Juga:  Emak-Emak Pelerai Pengendara Moge Keroyok Prajurit Diundang Petinggi TNI

Selang beberapa saat, jelas dia, korban disusul sekelompok orang dengan mengendarai 3 sepeda motor, masing-masing Yamaha Vixion, Yamaha NMax, dan Honda Beat yang dikendarai oleh para pelaku.

"Mereka menyuruh korban turun dari mobil dan terjadi perdebatan. Para pelaku, memukul ke arah wajah dengan tangan kosong secara bergantian. Akibatnya, korban mengalami luka memar di bagian wajah sebelah kanan dan luka hidung yang mengeluarkan darah," kata Kapolres saat ekspos kasus di Mapolres Sumedang, Senin (9/11/2020).

 Pengeroyok TNI AD Foto Inin Nastain

Atas peristiwa itu, jelas dia, bersama pihak Denpom Sumedang, korban membuat laporan polisi sekitar pukul 23.00 WIB, di hari yang sama. "Atas laporan itu, Satreskrim bergerak cepat untuk mengamankan para Tsk," papar dia.

Baca Juga:  Dandim Apresiasi Emak-Emak yang Coba Lerai Pengendara Moge Keroyok Prajurit TNI

Petugas sendiri tidak mengalami kesulitan untuk mengamankan para pelaku. Mereka ditangkap di dua tempat berbeda, pada Sabtu 7 November. "Tiga orang ditangkap di Ciherang (Kabupaten Sumedang) dan 1 pelaku inisia LR ditangkap di Lembang, Badung," jelas dia.

Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat primer Pasal 170 Ayat (1) KUHPidana subsder Pasal 351 Ayat (1) dengan hukuman 7 tahun penjara.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini