“Nah ini tentunya, kalau kita melihat apalagi kemarin kita juga dihadapkan dengan long weekend, maka bukan tidak mungkin yang saat ini, yang kemarin pada saat hari long weekend itu sudah turun, bahkan di Wisma Atlet itu sudah turun sampai 44%, saat ini ada kecenderungan naik lagi, yang kemungkinan besar ini adalah dampak dari mobilitas yang terjadi di masyarakat. Sehingga meningkatkan fluktuasi daripada angka positif terjadi di masyarakat juga,” jelas Adib.
Lalu, Adib pun menegaskan bahwa faktor kerumunan tanpa jaga jarak juga berpotensi mempercepat penularan Covid-19 antar manusia. “Jelas itu, pasti ada faktor dari sana juga. Karena kita tahun konsep 3M yang selalu kita sampaikan, bahwa menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan kalau itu yang diterapkan, memakai masker saja kalau diterapkan itu akan bisa menurunkan lebih dari 85%. Kemudian ditambah menjaga jarak itu akan bertambah 85%. Kalau tiga-tiganya itu akan diterapkan bisa menurunkan laju pengeluaran sampai 95%.”
Artinya, kata Adib, jika ada kondisi fluktuasi kenaikan kasus Covid-19 maka bisa diakibatkan tidak disiplin 3M.
“Maka bukan tidak mungkin faktor transmisi penularan diakibatkan oleh tiga hal tadi. Artinya kita tahu bahwa dan masih banyak melihat, kepatuhan memakai masker, kemudian kita masih melihat terjadinya kerumunan, ini faktor yang berpotensi untuk kemudian menambah laju nyata atau transmisi penularan dari virus itu sendiri lagi,” tutupnya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.