Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Selayang Pandang Fadil Imran: Jenderal Pembongkar Dugaan Skandal Chat Mesum Habib Rizieq

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Selasa, 17 November 2020 |18:49 WIB
Selayang Pandang Fadil Imran: Jenderal Pembongkar Dugaan Skandal <i>Chat</i> Mesum Habib Rizieq
Foto: Okezone
A
A
A

JAKARTA - Nama Irjen Fadil Imran ditunjuk oleh Kapolri Jenderal Idham Azis sebagai Kapolda Metro Jaya menggantikan Irjen Nana Sudjana yang dianggap kurang tegas dalam mendisiplinkan protokol kesehatan Covid-19.

Kiprah jebolan Akpol 1991 itu tercatat pernah mengungkap beberapa kasus besar yang sempat menyita perhatian publik. Mulai dari kasus dugaan chat pornografi Habib Rizieq Shihab dan Firza Husein hingga pengungkapan jaringan hoaks dan ujaran kebencian Saracen serta Muslim Cyber Army (MCA).

(Baca juga: Ridwan Kamil Kirim Pesan ke Habib Rizieq, Isinya Mengejutkan)

Pria kelahiran Makassar, Sulawesi Selatan itu saat ini masih menjabat Kapolda Jatim. Pasalnya, Mabes Polri belum mengadakan upacara sertijab terkait posisi Kapolda Metro Jaya.

Sebelum itu, diketahui, Ia sempat menduduki kursi Direktur Reserse Kriminal Khusus di Polda Metro Jaya. Di jabatan itu, Fadil mengungkap adanya dugaan chat pornografi yang diduga melibatkan Rizieq dan Firza Husein.

Bahkan, dalam perkara itu, Habib Rizieq ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya jadi tersangka dan diduga melanggar Pasal 4 ayat 1 Juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 Juncto Pasal 32 dan atau Pasal 8 Juncto Pasal 34 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

Kemudian ada juga pasal 27 ayat 1 Juncto Pasal 45 ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Namun, belakangan kasus itu disetop alias di SP3 oleh polisi.

Beranjak dari Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Fadil dipromosikan menjadi Wadirtipideksus Bareskrim Polri pada tahun 2016. Setahun berselang, Fadil akhirnya mendapatkan job jenderal bintang satu dipundaknya.

Fadil dipercayakan menjadi Direktur Siber Bareskrim Polri yang pertama kali setelah Direktorat itu dibentuk oleh Kapolri ketika itu Jenderal (Purn) Tito Karnavian.

Saat menduduki jabatan tersebut, Fadil juga mencatatkan namanya sebagai pengungkap beberapa kasus besar. Diantaranya adalah jaringan hoaks dan ujaran kebencian Saracen hingga Muslim Cyber Army (MCA).

Disaat era Kapolri Jenderal Idham Azis, Fadil dipercayakan menjabat sebagai Sahlisosbud Kapolri pada tahun 2019. Tak lama, ia pun diangkat jadi Kapolda Jawa Timur.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement