Respons Mundurnya Para Relawan Satgas, Doni Monardo: 3 Bulan Saya Tinggal di Kantor

Ary Wahyu Wibowo, Koran SI · Jum'at 20 November 2020 04:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 20 512 2312725 respons-mundurnya-para-relawan-satgas-doni-monardo-3-bulan-saya-tinggal-di-kantor-5hydgfQYRC.jpg Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo. (Foto : BNPB)

KLATEN – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo angkat bicara terkait mundurnya sejumlah relawan Satgas Penanganan Covid-19. Doni Monardo meminta jika ada masalah, tidak disikapi secara emosional.

“Saya selaku ketua Satgas yang juga membawahi ribuan relawan, menyampaikan terima kasih yang sebesar-sebesarnya kepada semua relawan yang telah bergabung sejak Maret lalu,” kata Doni Monardo di sela-sela kunjungan ke tempat pengungsian Gunung Merapi di Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Klaten, Kamis (19/11/2020).

Ia menyebut, selama delapan bulan terakhir, semua telah bekerja keras. Dirinya ketika tiga bulan pertama, betul-betul tinggal di kantor tidak pulang sama sekali.

“Setelah itu hanya pulang pada hari Sabtu dan Minggu. Jadi kita dituntut pengorbanan dan dituntut kesabaran,” ucapnya.

Jika ada suatu masalah yang terjadi, sebaiknya tidak boleh dilakukan secara emosional. Namun, dibutuhkan kerjasama semua pihak dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada para relawan yang telah bekerja keras. Manakala ada yang merasa sudah tidak berkenan untuk melanjutkan, pihaknya juga tidak mampu untuk melarang.

“Semua relawan bekerja didasarkan atas hati nurani, bekerja atas nilai-nilai kemanusiaan. Kita bekerja juga berdasarkan prinsip-prinsip penanggulangan bencana. Yaitu non diskriminatif,” tuturnya. Dalam bekerja, para relawan saling melengkapi.

Disinggung mengenai perkembangan vaksin Covid-19, Doni Monardo meminta semua bersabar menunggu pengumuman resmi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Baca Juga : Rapid Test Warga Megamendung Usai Kunjungan Habib Rizieq, 5 Orang Reaktif

“Intinya Bapak Presiden pasti akan memberikan vaksin yang terbaik. Sebelum vaksin diberikan, vaksin yang terbaik adalah protokol kesehatan. Pakai masker, menjaga jarak, hindari kerumunan dan cuci tangan,” tuturnya.

Baca Juga : Berita Baik! Kasus Aktif Corona 61,8% Daerah Indonesia di Bawah 50 Orang

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini