Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pangdam Jaya: Saya Prihatin Ada Habib Bahasa dan Ucapannya Kotor di Maulid!

Muhamad Rizky , Jurnalis-Sabtu, 21 November 2020 |10:04 WIB
Pangdam Jaya: Saya Prihatin Ada Habib Bahasa dan Ucapannya Kotor di Maulid!
foto: Okezone
A
A
A

JAKARTA - Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman menanggapi soal penyataan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab yang menyindir TNI-Polri.

Dudung prihatin dengan adanya tokoh agama berucap yang kurang pantas dihadapan publik. Menurutnya seorang ulama seharusnya menyampaikan hal yang baik.

(Baca juga: Ketua PA 212 Cilacap Meninggal karena Covid-19)

"Terima kasih hujatan HRS kepada pada TNI maupun Polri kalau katanya sebagai imam besar, kalau dibilang sebagai kiai atau habib, karena habib atau kiai itu selalu hatinya baik, pikirannya baik, ucapan baik dan tindakan juga baik, jadi kalau ucapannya tidak baik bukan habib atau kiai namanya itu," kata Dudung di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (20/11/2020).

(Baca juga: TNI Copoti Baliho Habib Rizieq, Andi Arief: Negara Sudah Kalah!)

Dudung mengatakan, sebagai umat muslim dirinya tahu bahwa Islam mengajarkan kebaikan kepada seluruh semesta alam. Termasuk dalam hal menjaga perkataan.

"Saya ini orang Islam, saya orang muslim mengajarkan selalu islam itu agama yang rahmatan lil alamin agama yang mengajarkan tentang kasih sayang, untuk seluruh alam semesta bukan hanya manusia saja," ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa umat Islam harus selalu menjaga perkataannya sebab hal itu dapat menjerumuskannya pada siksa api neraka.

"Hai orang beriman jaga dirimu dan keluarga mau dari api neraka. Ucapan dan tindakan harus baik, saya sebagai orang Islam itu prihatin kalau ada seorang habib di peringatan Maulid Nabi bahasa bahasa dan ucapan kotor, saya prihatin dan saya tidak terima sebagai orang muslim," tandasnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement