Sekolah Tatap Muka di Surabaya Mulai Berlaku, Orangtua Siswa Masih Khawatir

Hartam, iNews · Senin 23 November 2020 13:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 23 519 2314422 sekolah-tatap-muka-di-surabaya-mulai-berlaku-orangtua-siswa-masih-khawatir-KZJQrtJQIB.png Penerapan protokol kesehatan saat sekolah mulai dibuka kembali. (Foto: tangkapan layar)

SURABAYA - Guru SD hingga SMP di Surabaya, mulai Senin (23/11/2020) pagi kembali masuk sekolah untuk memberikan materi belajar secara daring kepada para siswa. Selain guru, tenaga non pendidikan juga sudah beraktifitas kembali di sekolah.

(Baca juga: Jika FPI Ngotot Gelar Reuni 212, Pangdam Jaya: Saya Akan Tindak Tegas!) 

Suharto, Kepala Sekolah SMPN 1 Surabaya mengaku, pada hari pertama masuk sekolah, semua guru yang berjumlah 45 orang sudah mulai mengajar secara daring dari sekolah untuk 1.332 murid.

“Alhamdulillah, SMPN 1 menerapkan protokol kesehatan, hari ini masuk bekerja menggunakan protokol kesehatan. Semua ruang kelas, bapak ibu guru mengajar di ruang kelasnya masing-masing menggunakan protokol kesehatan. Alhamdulillah SMPN 1 tidak ada yang komorbit dan semuanya negatif. Jumlah guru sekitar 45 orang,” beber Kepsek, Senin (23/11/2020)

(Baca juga: Presiden Jokowi Perintahkan Tindak Tegas Kegiatan yang Berpotensi Langgar Prokes)

Sementara itu, orangtua siswa masih banyak yang tidak setuju sekolah tatap muka dilakukan, karena masih rentan penularan Covid-19. “Sekolah tatap muka untuk saat masih rentan, apalagi anak- anak masih rawan melakukan kerumunan dan tidak menjaga jarak,” kata Wahyu Sugeng Hariadi, salah satu orangtua siswa.

Sebelumna, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini telah mengeluarkan surat edaran untuk guru kembali masuk sekolah. Hal ini untuk memberikan adaptasi kepada para guru terlebih dahulu tentang new normal sebelum nantinya benar-benar dilaksanakan sekolah tatap muka pada awal Januari 2021 mendatang, sesuai SKB empat menteri.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini