Ridwan Kamil: TNI-Polri Jangan Bermain Politik Praktis!

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Selasa 24 November 2020 11:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 24 525 2315045 ridwan-kamil-tni-polri-jangan-bermain-politik-praktis-kqEJSA5aJy.jpg dok: Humas Pemprov Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil memimpin Apel Gelar Pasukan TNI-Polri dalam rangka Kesiapan Pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Selasa (24/11/2020).

(Baca juga: Ridwan Kamil Dipanggil Bareskrim Polri, Begini Unggahan Sang Istri di Medsos)

Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Kang Emil itu berharap, TNI-Polri mampu menjaga kondusivitas Jabar selama pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di delapan kabupaten/kota di Jabar, yakni Kabupaten Bandung, Cianjur, Sukabumi, Karawang, Indramayu, Tasikmalaya, Pangandaran dan Kota Depok.

"Selama 10 tahun, gelaran Pilkada di Jabar selalu kondusif tidak ada pelanggaran ataupun kericuhan," kata Kang Emil di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Selasa (24/11/2020).

Dijelaskannya, kondusivitas Jabar selama pilkada berlangsung tidak lepas dari semangat silih asah, silih asih, dan silih asuh, yang dipegang teguh masyarakat Jabar selama ini.

"Kata silih itu artinya saling memberikan kebaikan, apabila kita ramah dan baik, Insya Allah masyarakat juga ramah dan baik karena pada dasarnya masyarakat Jabar itu someah hade ka someah," ulasnya.

(Baca juga: Banjir Karangan Bunga untuk Jenderal Dudung, Netizen: Buat Sendiri, Heboh Sendiri!)

Dia juga meminta TNI/Polri intens mengawasi dan mengedukasi masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun, terutama saat pencoblosan berlangsung.

"Kita harus jadi contoh, saya titip semua di sini harus menjadi teladan. Kepemimpinan yang baik adalah dengan keteladannya sebagai individu yang tidak boleh salah, penjagaan protokol kesehatan dilakukan dimulai dari diri sendiri," katanya.

"Jaga netralitas di tujuh wilayah Polda Jabar dan satu wilayah Polda Metro Jaya. Jangan sampai ada yang bermain politik praktis," tegas Kang Emil.

Menurutnya, TNI/Polri dapat mengajak tokoh masyarakat untuk sama-sama mengedukasi masyarakat, agar kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan meningkat.

"Mari bangun kepercayaan publik, diperlakukan dengan cara kita hadir di tengah masyarakat, melakukan ketegasan humanis," sambungnya.

Dia juga berpesan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar untuk menyiapkan skenario terbaik, agar kerumunan dapat dihindari saat pencoblosan berlangsung.

"Saya titip kepada para panitia (KPU) untuk memastikan kita (provinsi Jabar) harus juara dalam penyelenggaraan protokol kesehatan 3M saat Pilkada Serentak 2020 berlangsung," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini