Keren, Keluarga Ini Kumpulkan 5.000 Hadiah Natal Lewat TikTok untuk Orang Miskin

Susi Susanti, Koran SI · Kamis 26 November 2020 14:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 26 18 2316652 keren-keluarga-ini-kumpulkan-5-000-hadiah-natal-lewat-tiktok-untuk-orang-miskin-iM7nJ5Dev2.jpg Keluarga ini kumpulkan ribuan hadiah natal untuk kaum miskin (foto: Intagram)

INGGRIS - Keluarga ini mencoba mengajarkan sesuatu yang baik dan mulia kepada anak-anaknya. Mereka mengumpulkan 5.000 hadiah yang akan dibagikan saat Natal untuk orang miskin yang membutuhkan.

Awalnya, keluarga Smiths ingin mencoba mengisi 60 stoking dengan hadiah dan mengantarnya ke sebuah badan amal setempat. Namun semuanya berubah setelah mereka mengetahui banyak hadiah yang terus berdatangan ke rumahnya.

Hadiah ini datang dari berbagai penjuru dunia setelah mereka mempublikasinnya di TikTok. Hadiah biasanya dipesan melalui paket dari Amazon.

Baca Juga: Pesan Malam Natal Paus Fransiskus: Tuhan Cinta Kita Semua, Bahkan yang Terburuk

Diketahui, keluarga ini memang memiliki lebih dari satu juta pengikut di TikTok. Nick kemudian membawa banyak hadiah ini ke gereja Salvation Army, untuk dikarantina selama 48 jam karena virus corona.

Sejauh ini, mereka telah menerima lebih dari 5.000 hadiah, dan akan terus bertambah. Mereka mengaku kewalahan karena terus menerima ratusan kotak hadiah setiap harinya.

“Kami memiliki pengikut di TikTok sekarang - jadi saya membeli 60 stoking dan saya berkata saya akan mengisinya dan jika ada yang ingin terlibat, beri tahu saya. Semuanya terjadi begitu saja,” terangnya, kepada LADBible.

“Ini lebih merupakan fakta bahwa setiap orang telah berkumpul dan melakukan hal ini. Ada lebih dari 50.000 poundsterling (Rp945 juta) barang yang telah dibeli, ada lebih dari 5.000 hadiah,” tambahnya.

“Seseorang menyumbangkan 2.000 hadiah, dari sebuah unit penyimpanan. Wanita itu biasa membeli kelebihan stok dari toko, jadi semuanya baru di dalam kotak dan dia menghubungi dan berkata jika kita bisa membersihkannya, kita bisa memilikinya,” terangnya.

“Hal utama bagi saya adalah tanggapan dari semua orang - ini merupakan tahun yang sangat sulit bagi semua orang dan orang-orang yang menyumbang adalah orang-orang yang terpengaruh; orang-orang yang tidak punya banyak uang. Itu bagian yang membuatnya luar biasa. Itu membuat kami sangat bangga dengan semua orang yang terlibat,” lanjutnya.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini