Puluhan Tenaga Kesehatan dan Dokter di RS Yogya Positif Covid-19

Suharjono, Koran SI · Minggu 29 November 2020 20:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 29 510 2318422 puluhan-tenaga-kesehatan-dan-dokter-di-rs-yogya-positif-covid-19-TvL2q30YHI.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

YOGYAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta melakukan screening terhadap 228 tenaga kesehatan di Rumah sakit Jogja. Hasil screening dengan swab test diketahui 22 tenaga kesehatan dan 7 dokter dinyatakan positif Covid-19.

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemkot Yogyakarta Heroe Purwadi mengatakan, upaya menekan penyebaran Covid-19 terus dilakukan. Salah satunya adalah dengan screening yang dilakukan pihak rumah sakit.

"Jadi RS Yogya, telah melakukan screening dengan melakukan swab kepada 228 nakes yang bekerja melayani pasien Covid-19. Hasilnya ada 22 nakes, 7 dokter dan 9 mahasiswa kedokteran yang melakukan Koas dinyatakan positif Covid-19," terangnya kepada wartawan, Minggu (29/11/2020).

Baca Juga:  Positif Covid-19, Wagub DKI: Kondisi Saya Baik dan Terkendali

Dijelaskannya, upaya pemeriksaan ini dilakukan minggu lalu. Sedangkan hasilnya keluar pada 27 November lalu. "Namun demikian, RS Yogya tetap melakukan layanan di semua poliklinik, "ulasnya.

Tidak dilakukannya penutupan layanan ini, kata dia, para tenaga kesehatan yang terpapar bertugas di area layanan Covid-19. Dengan demikian, masih ada dokter dan tenaga kesehatan lainnya yang bisa memberikan pelayanan kepada pasien.

"Masyarakat tidak perlu khawatir semua poliklinik dan pelayanan di RS Yogya tetap jalan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat," tandas wakil Wali Kota Yogyakarta ini.

Saat ini, kata Heroe, para tenaga kesehatan melakukan isolasi mandiri. Beberapa di antaranya masuk shelter yang ada di RS Yogya. "Shelter mampu menampung 30 pasien isolasi mandiri. Sedangkan lainnya berada di rumah masing-masing karena memang kondisinya rumah standar untuk karantina mandiri," beber dia.

Baca Juga:  Dites Swab, 7 Karyawan Giant Purwakarta Positif Covid-19 

Ketika disinggung awal penyebaran Covid-19 di lingkungan tenaga kesehatan RS Yogya, dia mengaku belum bisa menjelaskan secara pasti. Saat ini, pihaknya masih melakukan analisis dan screening lanjutan untuk kontak erat dengan nakes tersebut.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini