Share

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Probolinggo Wacanakan Sistem Buka Tutup

Hana Purwadi, iNews · Selasa 08 Desember 2020 15:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 08 519 2323911 antisipasi-kerumunan-wali-kota-probolinggo-wacanakan-sistem-buka-tutup-o8s9mvGdXd.jpg Wali Kota Probolinggo antispasi kerumunan saat libur Natal dan Tahun Baru. Foto: (Hana Purwadi)

PROBOLINGGO - Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin memerintahkan camat, lurah dan tiga pilar mulai untuk mengevaluasi akses jalan buka dan tutup agar tidak ada peluang masyarakat lalu-lalang sehingga menimbulkan kerumunan dan mengakibatkan penyebaran COVID 19 di saat perayaan tahun baru.

(Baca juga: Ini Alasan Polisi Masih Tahan 6 Jenazah Laskar FPI di RS Polri)

Hal tersebut dikemukakan Wali Kota Habib Hadi saat gelar rapat koordinasi (Rakor) bersama Tim Peningkatan Pencegahan dan Penanganan Konflik Sosial Kota Probolinggo Bulan Desember Tahun 2020 di Command Center, Selasa (8/12/2020)

Rakor dihadiri Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik BudI Krisyanto, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Didik Sunaryoto, Kepala Bakesbangpol Ahmad Sudiyanto, Kajari Yeni Puspita, Kepala Pengadilan Negeri Darwanto, Kasdim 0820 Mayor Inf Meeftah Puaddi dan Kabag Ops Polres Probolinggo Kota Kompol Hermawan.

Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin menjelaskan di bulan Desember ini ada 2 momen penting, yaitu Natal dan tahun baru. “Mengingat situasi pandemi kita semua diharapkan lebih prihatin dan menjaga diri berupaya menekan penyebaran Covid-19. Ada dua momen besar di bulan ini. Kita siap-siagakan keamanan, juga termasuk antisipasi lonjakan Covid-19," terang dia.

(Baca juga: Ustadz Maaher Ditahan, Tengku Zulkarnain : Penghina Habib Rizieq Belum Ada yang Ditangkap)

Orang nomor satu di kota Probolinggo, juga berpesan kepada semua kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo untuk menegur stafnya jika kedapatan tidak menggunakan masker dan tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan. “Kepala OPD untuk menegur stafnya yang langgar prokes karena saya tidak ingin OPD menjadi klaster Covid -19” tutupnya.

(don)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini