"Influencer" Media Sosial Diminta Tidak Mendorong Anak-anak Berjudi

Susi Susanti, Koran SI · Rabu 09 Desember 2020 14:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 09 18 2324511 influencer-media-sosial-diminta-tidak-mendorong-anak-anak-berjudi-JTdjPuv0pu.jpg Foto: Shutterstock

INGGRISInfluencer media sosial (medsos) diminta tidak mendorong anak anak di bawah 18 tahun bermain judi

Pemerintah Inggris pun dituntut mengambil tindakan untuk menghentikan influencer medsos yang dianggap mendorong anak-anak dan remaja untuk berjudi.

Anggota parlemen dari Partai Buruh Chris Elmore mempertanyakan tindakan apa yang pemerintah rencanakan untuk mengambil tindakan keras terhadap influencer medsos yang mempromosikan perjudian kepada kaum muda secara online.

“Salah satu bidang utama kami telah melihat peningkatan besar pada orang yang mengambil bagian dalam perjudian adalah di sekitar influencer,” katanya.

“Saya ingin memahami dari menteri sekarang pekerjaan apa yang dia lakukan sekarang dalam menangani influencer yang mampu menargetkan terutama anak-anak dan remaja dan mencoba mendorong mereka untuk berjudi,” jelasnya.

(Baca juga: Bos Perusahaan Ini Sulap Karyawannya Jadi Jutawan dengan Saham Gratis Senilai Rp19 Triliun)

Sementara itu, Menteri Olahraga Nigel Huddleston mengatakan pemerintah Inggris telah me-review undang-undang perjudian Inggris karena para menteri juga mengumumkan usia minimum untuk bermain Lotere Nasional (National Lottery) akan naik menjadi 18 tahun mulai Oktober tahun depan.

Kajian tersebut akan bertujuan untuk lebih melindungi kaum muda dan mereka yang rentan dari masalah perjudian dan akan memeriksa apakah ada kebutuhan untuk tindakan yang lebih keras pada batasan taruhan dan pengeluaran.

Huddleston mengatakan pemerintah sedang mempertimbangkan tindakan dalam masalah kerugian online yang lebih luas dan peran yang dimainkan oleh perusahaan media sosial di dalamnya.

“Pekerjaan itu akan dilakukan bersamaan dengan tinjauan ini juga dan kami pasti akan bekerja sama dan saya akan bekerja dengan rekan-rekan di departemen lain untuk memastikan bahwa kami sangat selaras,” tegasnya.

Huddleston mengonfirmasi mulai Oktober tahun depan usia minimum untuk bermain Lotere Nasional akan meningkat dari 16 tahun menjadi 18 tahun.

“Melindungi kaum muda dari risiko bahaya terkait perjudian adalah yang terpenting,” ujarnya.

Oleh karena itu, kami memutuskan untuk meningkatkan usia minimum penjualan semua permainan Lotere Nasional menjadi 18 tahun.

“Kami ingin melakukan perubahan ini dengan cepat sambil sangat menyadari perlunya memberi pengecer dan operator waktu untuk memastikan transisi yang mulus,” terangnya.

”Karena itu, perubahan legislatif akan mulai berlaku pada Oktober 2021 tetapi kami telah meminta agar di mana hal itu dapat dilakukan lebih cepat, misalnya, online,” ungkapnya.

“Jadi, berdasarkan rencana saat ini, penjualan Lotere Nasional kepada anak-anak berusia 16 dan 17 tahun akan berhenti online pada April 2021,” lanjutnya.

“Tinjauan yang kami mulai hari ini akan menjadi kesempatan untuk melihat aturan yang lebih luas tentang anak-anak dan perjudian dan untuk memastikan mereka dilindungi dengan tepat di semua bentuk perjudian,” tambahnya.

Selain melihat batasan taruhan dan pengeluaran, tinjauan juga akan memeriksa penawaran iklan dan promosi serta batasan online.

Terkait hal ini, mantan Ketua Partai Konservatif Sir Iain Duncan Smith mengatakan peninjauan itu menandai awal dari perubahan besar dalam sikap kita terhadap pelanggaran perjudian yang telah terjadi saat dia menyarankan untuk mengganti Komisi Perjudian.

“Sekaranglah waktunya untuk membuat gerakan berani untuk memastikan kita mendapatkan kendali yang tepat dan penyalahgunaan serta kecanduan berakhir,” terangnya.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini