Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

6 Laskar FPI Ditembak Mati, LP3ES Ingatkan Kasus Kekerasan Aktivis Tanpa Pengadilan

MNC Media , Jurnalis-Rabu, 09 Desember 2020 |22:20 WIB
 6 Laskar FPI Ditembak Mati, LP3ES Ingatkan Kasus Kekerasan Aktivis Tanpa Pengadilan
Foto: Illustrasi Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Direktur For Center Media and Democracy LP3ES, Wijayanto angkat bicara mengenai kondisi Hak Asasi Manusia (HAM) di rezim Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Menurutnya, rezim tersebut tidak memiliki fokus urusan HAM.

Baca juga:  6 Laskar FPI Ditembak Mati, Habib Rizieq Minta Pendukungnya Bersabar 

Wijayanto pun sangat menyayangkan karena mengutamakan pembangunan infrastruktur dibanding memikirkan hak dasar manusia.

Baca juga: Viral, Habib Rizieq Hadiri Pemakaman Laskar FPI di Ponpes Megamendung 

Kata dia, beberapa peristiwa pelanggaran HAM dianggap hal biasa. Bahkan tanpa adanya proses dan kepastian hukum. Oleh sebab itu, ia memprediksi pada tahun-tahun mendatang kondisi HAM di Indonesia akan jauh lebih buruk lagi.

"Saya menyampaikan satu pesan bahwa saya khawatir, kondisinya akan lebih buruk lagi pada masa mendatang di tahun 2021, karena tak ada lagi oposisi yang bersuara mengkritisi pemerintah," ungkap Wijaya dalam webinar LP3ES bertajuk 'Evaluasi Akhir Tahun Isu HAM Era Jokowi dan Kekerasan Negara', Rabu (9/12/2020).

Ia juga prihatin atas peristiwa penembakan enam anggota Front Pembela Islam (FPI) yang ditembak mati di Tol Jakarta-Cikampek KM 50 pada Senin 7 Desember 2020 kemarin.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement