Guna menjamin transparansi kegiatan amal yang dilakukannya, dengan sengaja Irvan mencetak bukti mutasi rekening atau dana masuk dari para donatur yang memberi donasi. Jumlahnya mencapai sekitar 42 ribu akun rekening.
“Nyetak bukti itu aja sampai habis Rp5 juta itu, saking banyaknya kertas mutasi rekening yang di-print. Mayoritas memang dari kalangan menengah, dapat dipetakan dari jumlah sumbangannya. Ada yang Rp10 ribu, kemarin ada Rp15 ribu itu katanya hasil dia ngojek seharian,” kata Irvan.
Dia mengatakan, donasi tersebut murni merupakan luapan empati dirinya dalam melihat insiden tragedi kemanusiaan. Dalam penggalangan, niatnya itu disambut baik oleh puluhan ribu donatur, bahkan dari luar negeri.
Bukan kali pertama bagi Irvan menggalang donasi untuk kegiatan sosial. Dirinya telah beberapa kali mengajak netizen berdonasi sebelumnya, mulai dari bencana gempa bumi di Ambon, longsor di Lebak, lalu bantuan Covid-19, hingga membantu bocah asal Kerinci yang merawat ibunya yang buta.
(Awaludin)