KARAWANG - Polisi menggelar rekonstruksi kasus penembakan 6 anggota Front Pembela Islam (FPI) di titik pertama kejadia, yaitu di Bundaran Hotel Novotel, Senin (14/12/2020). Di lokasi tersebut polisi memperagakan 11 adegan.
Dalam adegan tersebut terungkap jika penembakan bermula dari Bundaran Hotel Novotel. Saat itu anggota FPI menyerang mobil polisi dengan senjata tajam, kemudian terjadi saling tembak.
Dalam 11 adegan itu bermula ketika rombongan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) sebanyak 10 mobil masuk Karawang melalui pintu tol Karawang Timur. Saat itu ada mobil petugas yang membuntuti. Ketika masuk Bundaran Hotel Novotel mobil petugas dipepet mobil Avanza silver berisi anggota FPI. Usai memepet mobil petugas mobil Avanza langsung kabur. Namun, tidak lama kemudian muncul Chevrolet warna abu -abu langsung menghadang mobil petugas.
Kemudian empat orang dari mobil Chevrolet itu keluar dengan senjata tajam dan langsung menyerang mobil polisi berkali -kali. Polisi merespons serangan empat orang anggota FPI dengan melepaskan tiga tembakan peringatan ke atas. Kemudian keempat anggota FPI langsung masuk mobil. Namun, tak lama kemudian dua orang kembali keluar dari mobil. Keluar dari mobil dua orang itu langsung mengeluarkan senjata api dan menembak mobil petugas.
Baca Juga : Rekonstruksi Kasus Penembakan 6 Laskar FPI Digelar di 4 Titik
Usai menembak mobil polisi, mobil chevrolet silver itu langsung kabur. Saat itu polisi langsung menembak mobil tersebut yang kabur ke arah tol Karawang Barat. Pada TKP ke 2, ada 10 adegan yang diperagakan. Dalam adegan persis di jembatan Badami terjadi saling tembak, namun anggota FPI berhasil kabur masuk tol ke arah Cikampek. Polisi kemudian mengejar.
Baca Juga : Ada Rekonstruksi Kasus Penembakan 6 Laskar FPI, Gerbang Tol Karawang Barat Ditutup
(Erha Aprili Ramadhoni)