Pendidikan vokasi yang berfokus pada keterampilan di bidang tertentu dapat mencetak angkatan kerja terampil dan cocok dengan kebutuhan industri.
Di sisi lain, magang menjadi bagian dari kemitraan antara institusi pendidikan dan industri yang terus diperkuat oleh Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri (Dit. Mitras DUDI).
Proses magang dilakukan secara terstruktur, sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan oleh setiap mahasiswa, sehingga hasil dari magang tidak hanya sebagai pengalaman kerja, tetapi juga implementasi kerjasama yang berkelanjutan.

Nanda Ayu Sagita, mahasiswi D3 Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga Dan Pelabuhan, Politeknik Maritim Negeri Indonesia, menjelaskan pengalamannya mengikuti prada (praktek darat) di PSJ Group (Pulau Seroja Jaya) cabang Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
PSJ Group menyediakan layanan Penyewaan kapal tunda dan tongkang untuk mengangkut kargo curah kering, terutama batubara termal, pasir, dan material kuari lainnya.
Kapal charter barang biasanya melibatkan rute domestik di Indonesia, dari Kalimantan ke pelabuhan di Jawa dan Sulawesi. Sedangkan kapal charter waktu melayani rute internasional di Vietnam, Kamboja, Singapura, Filipina, Thailand, bahkan hingga timur tengah.
Hingga saat ini, Grup PSJ memiliki 69 unit kapal yang terdiri dari 36 armada kapal tunda dan 33 kapal tongkang yang semuanya beroperasi. Mesin penggerak kapal tunda berkisar dari 2X 800 HP hingga 2X2000 HP, sedangkan ukuran tongkang berkisar dari 300 kaki hingga 380 kaki.
Untuk melayani kepentingan umum, serta kebutuhan klien, semua kapal yang dirawat sesuai dengan aturan dan peraturan masing-masing. Kapal tersebut tercatat di bawah anggota Asosiasi Internasional Masyarakat Klasifikasi dan / atau PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI).
Untuk durasi prada berlangsung selama enam bulan, 10 Agustus 2020 sampai 1 Maret 2021. Untuk bisa prada di PSJ Group, awalnya Nanda mendapat informasi dari senior untuk memasukan curriculum vitae ke perusahaan ini. Namun, sebelum itu ia juga membaca beberapa profil perusahaan ini. “Menurut saya prospek perusahaan ini sangatlah bagus. Selain itu juga banyak alumni senior saya yang juga dulunya praktik di perusahaan ini,” jelasnya.
Aktivitas selama prada sama seperti karyawan umumnya yang bekerja di perusahaan ini. Nanda diwajibkan masuk pukul 08.00 hingga pukul 17.30. Seragam yang dipakai saat ke kantor sesuai almamater kampus mulai Senin - Rabu, hari Kamis batik, Jumat-Sabtu bebas. “Karena saya di bagian Port Captain dan Crewing jadi saya belajar berbagai macam karakter orang. Bagaimana mencari jalan keluar saat terjadi insiden di kapal dan juga ketidakakuran kru, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan di atas kapal,” ungkapnya.
Sebagai Port Captain, Nanda harus tahu di mana posisi kapal, tujuan, estimasi ketepatan waktu di tempat bongkar maupun muat, dan juga memantau keadaan cuaca yang mungkin juga menghambat jalannya kapal. Setiap akhir bulan Nanda akan melakukan presentasi bagaimana performa kapal apakah meningkat atau justru menurun.

Jika menurun, maka akan diadakan rapat untuk mengevaluasinya. “Tentunya dengan bantuan mentor saya. Beliau adalah Kapten Amir yang juga merupakan Port Captain. Saya banyak belajar dari pengalaman beliau bukan hanya di bidang pekerjaan juga di bidang kerohanian. Sebab, menurut saya setiap pekerjaan harus diimbangi dengan jiwa rohani yang menjadi dasar kehidupan, serta sebagai Port Captain saya juga harus tahu alat navigasi dan juga semua hal tentang kapal. Walaupun jurusan saya di ketatalaksanaan, tapi saya juga praktik di bagian oprasional kapal,” jelas Juara 1 Lomba Dayung Kategori Tim Putri Dalam Peringatan Haornas Dan HUT TNI AL Kota Semarang tahun 2020 ini.
Selain itu, Nanda juga belajar sebagai Crewing di mana harus mengatur pergantian kru di masa covid dan sesuai dengan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan. Selain itu, mengurus dokumen kelengkapan kru. Nanda juga masuk ke divisi safety, yaitu di mana dirinya harus ke kapal melakukan inspeksi dengan tim safety, seperti melakukan pengecekan alat navigasi dan juga keselamatan. Apakah sudah sesuai prosedur atau ada yang perlu diganti akibat rusak maupun kedaluwarsa, dan juga memberikan evaluasi terhadap semua kru di atas kapal akan pentingnya keselamatan saat berada di atas kapal. Selain itu, Nanda juga rutin melakukan drill latihan pemadam kebakaran di atas kapal guna melatih kesigapan para kru jika sewaktu-waktu terjadi insiden berupa kebakaran.
Apakah pekerjaan selama prada sesuai dengan yang diajarkan di kampus? Menurutnya, apa yang diajarkan di kampus sesuai dan bermanfaat selama prada. Nanda juga mendapat ilmu baru yang tidak didapat pada saat pembelajaran di kampus. Menurutnya, ada beberapa hal yang berbeda selain karena program studi yang dipelajarinya adalah ketatalaksanaan. Tetapi dirinya juga harus belajar tentang navigasi, yang biasanya dipelajari di jurusan kenautikaan. “Menurut saya ini adalah bekal yang sangat bagus untuk masa depan saya karena ilmu itu tidak harus melulu tentang apa yang kita pelajari selama berada di kampus. Menurut saya ilmu adalah pengalaman yang belum pernah kita pelajari sebelumnya,” ungkapnya.
Selama prada, kesulitan yang dirasakan Nanda dikarenakan banyak hal yang harus dipelajari dan butuh waktu untuk penyesuaian. Terlebih jika harus mewawancarai beberapa kru kapal. Dirinya harus benar-benar mempelajari sifat dan kebiasaan kru yang diwawancarai. “Pengalaman paling menarik menurut saya semua hal yang saya pelajari di sini sangat menarik, karena banyak sekali ilmu yang dapat saya pelajari di sini. Saya dapat lebih rasional saat saya diberi kesempatan untuk memutuskan suatu hal. Saya tidak bisa hanya melihat satu sisi saja untuk memutuskan, tapi juga harus banyak faktor yang saya pelajari untuk memutuskan suatu perkara,” ungkapnya.
Menurutnya, itulah hal-hal yang sangat menarik, karena bukan cuma materi yang didapat, tapi juga cara berfikir dan membuat keputusan. Sebab, tidak semua orang diberikan kesempatan yang sama. Apakah nantinya berminat kerja di tempat prada? Jelas sekali, Nanda berminat untuk kembali ke tempat prada. Selain masih ingin mengembangkan ilmu, banyak hal yang harus dipelajari di perusahaan ini.
"Selain prospek perusahaan yang bagus, banyak sekali pengalaman bekerja yang saya dapat, dan akan saya terapkan saat saya kembali nanti," ungkapnya.
CM
(Yaomi Suhayatmi)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.