Kasus Prostitusi Online Artis TA, Polisi Periksa 6 "Anak Asuh" Mami Alona

Agus Warsudi, Koran SI · Selasa 22 Desember 2020 10:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 22 525 2331929 kasus-prostitusi-online-artis-ta-polisi-periksa-6-anak-asuh-mami-alona-cKND5MSss6.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

BANDUNG - Enam "anak asuh" mucikari MR alias Mami Alona akan dipanggil dan dimintai keterangannya oleh penyidik Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jabar, pekan ini. Satu dari enam saksi kasus prostitusi online itu artis terkenal ibu kota Jakarta.

Selain enam saksi artis dan selebgram itu, artis TA juga wajib lapor ke penyidik Polda Jabar.

Baca juga:  Artis TA Korban Prostitusi Online, Ini Kisah Awal Penangkapannya

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Erdi Adrimulan Chaniago mengatakan, keenam saksi tersebut berprofesi sebagai artis dan selebgram. Mereka diminta keterangan terkait kasus prostitusi online yang dikendalikan oleh tersangka MR alias Mami Alona.

"Beberapa di antaranya artis dan selebgram. Ini yang pernah dengan muncikari Mami Alona," kata Kombes Erdi di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Selasa (22/12/2020).

Baca juga: Berstatus Korban, Artis TA Dipulangkan Usai Diperiksa 3 Hari

Ditanya tentang identitas atau inisial keenam saksi tersebut, Kombes Pol Erdi menolak menyebutkan. "Nanti selanjutnya akan disampaikan kembali. Inisial nanti saja," sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, artis, selebgram, dan pemain film televisi (FTV) berinisial TA diamankan polisi saat berada di dalam kamar hotel di Kota Bandung pada Kamis 17 Desember 2020. Saat digerebek, TA tengah bersama seorang pria. Perempuan cantik tersebut diduga terlibat kasus prostitusi online.

Sebelum mengamankan artis TA, polisi juga menangkap tiga tersangka mucikari, yakni AH, RJ, dan MR alias Mami Alona. Tersangka AH ditangkap di Medan, RJ di Jakarta, dan MR di Bogor.

Tersangka RJ dan AH merupakan agen atau orang yang mengiklankan TA dan sejumlah artis di sebuah website berinsial BM. Sementara MR merupakan muncikari sekaligus yang memiliki jaringan dengan muncikari lain seluruh Indonesia.

Dari hasil penyelidikan polisi, TA mematok tarif Rp75 juta untuk sehari kencan. Namun artis TA hanya berstatus korban dalam kasus ini sehingga dia dipulangkan pada Sabtu 19 Desember 2020.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini