Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kasus Harian Covid-19 Terus Bertambah, Epidemiolog: Dampaknya Sudah Sangat Kompleks

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Senin, 28 Desember 2020 |07:26 WIB
Kasus Harian Covid-19 Terus Bertambah, Epidemiolog: Dampaknya Sudah Sangat Kompleks
Ilustrasi (Dok. okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kasus positif virus corona (Covid-19) hingga 27 Desember 2020 berĺtambah 6.528 kasus. Sehingga total keseluruhan sebanyak 713.365 orang dinyatakan terpapar Covid-19.

Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman menyebutkan terus bertambahnya kasus Covid-19 di Indonesia akan memberikan beban tambahan kepada layanan kesehatan.

“Ini tapi yang jelas ini akan menambah beban di layanan kesehatan dalam waktu kedepan ini. Ditambah perburukan lainnya,” ujar Dicky saat dihubungi Okezone di Jakarta, Senin (28/12/2020).

Dicky memaparkan akibat kasus Covid-19 yang terus bertambah pun membuat situasi menjadi kompleks. Bahkan menurutnya, permasalahan pandemi ini akan menjadi semakin besar pada awal tahun 2021.

“Saat ini dampaknya sudah sangat kompleks sudah tidak hanya menjadi satu dua saja, bola salju sudah besar dan angka indikator sudah menjngkat semua dan trennya juga. Jadi indikator besar ya akan terjadi jelas mulai januari,” beber dia.

Lebih jauh Dicky menilai seharusnya persoalan yang pernah terjadi sebelumnya bisa dijadikan pembelajaran dalam menangani Covid-19. Seperti halnya mencegah masyarakat untuk bepergian di momentum libur panjang guna menekan kasus baru.

“Pelajaran berulang kali belum menjadi modal perbaikan strategi dan perbaikan perilaku, karena berkali-kali libur panjang dan sebagaimya terbukti meningkatkan kasus,” tukasnya.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement