Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bareskrim Cecar Habib Rizieq soal Proses Terjadinya Kerumunan di Megamendung

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Senin, 28 Desember 2020 |21:22 WIB
Bareskrim Cecar Habib Rizieq soal Proses Terjadinya Kerumunan di Megamendung
Habib Rizieq Shihab (Foto: Antara)
A
A
A

JAKARTA - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dit Tipidum) rampung melakukan pemeriksaan terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab sebagai tersangka dalam kasus kerumunan atau dugaan pelanggaran kekarantinaan kesehatan di Megamendung.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian mengungkapkan, dalam pemeriksaan itu, penyidik mencecar Rizieq dengan pertanyaan seputar proses terjadinya kerumunan massa di Megamendung.

"Yang didalami proses terjadinya kerumunan di Markas FPI Megamendung yang berujung pelanggaran terhadap protokol kesehatan," kata Andi saat dikonfirmasi Okezone, Jakarta, Senin (28/12/2020).

Baca Juga:  Akhiri Sengketa, DPR Minta Status Lahan Ponpes Habib Rizieq di Megamendung Diperjelas

Bareskrim Polri hari ini melakukan pemeriksaan Rizieq setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus kerumunan Megamendung. Hal itu dilakukan di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya.

Rizieq sendiri saat ini juga telah menjadi tersangka di kasus kerumunan Petamburan. Seluruh kasus pelanggaran protokol kesehatan diambilalih oleh Bareskrim Polri.

Dalam kasus Megamendung, Rizieq disangka melanggar Pasal 14 Ayat (1) dan Ayat (2) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular, Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, dan Pasal 216 KUHP.

Baca Juga: Hari Ini, Bareskrim Periksa Habib Rizieq sebagai Tersangka Kerumunan Megamendung

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement