Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Vaksinasi Covid-19, Jokowi: Sabar, Tunggu Izin BPOM dan Kajian Halal MUI

Djairan , Jurnalis-Kamis, 07 Januari 2021 |12:03 WIB
Vaksinasi Covid-19, Jokowi: Sabar, Tunggu Izin BPOM dan Kajian Halal MUI
Presiden Joko Widodo (foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat untuk bersabar menanti proses vaksinasi Covid-19, yang akan segera dimulai pekan depan atau minggu kedua Januari 2021.

“Apakah Anda tengah menanti vaksin Covid-19? Sabar. Saya juga,” ujar Jokowi lewat unggahan di Instagram @jokowi, Kamis (7/1/2021).

Jokowi menjelaskan, bahwa vaksin Covid-19 yang disediakan sudah ada dan sudah mulai didistribusikan ke daerah-daerah.

Baca Juga: Jokowi Gelar Vaksinasi Covid-19 Massal, Ini Jenis Vaksinnya 

“Tapi kita masih menunggu izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan dan proses kajian halal dari Majelis Ulama Indonesia,” ujarnya.

Apabila prosedur tersebut sudah kita lewati, maka pemerintah akan menggelar vaksinasi Covid-19 secara gratis bagi seluruh masyarakat Indonesia melalui beberapa tahap.

Vaksin Jokowi 

“Dan saya, sekali lagi, akan menjadi orang pertama yang menerima vaksin Covid-19 tersebut,” kata dia.

Mengapa Presiden jadi yang pertama, kata Jokowi, bukan hendak mendahulukan diri sendiri tapi agar semua yakin bahwa vaksin ini aman dan halal.

Seperti diketahui, pemerintah telah merencanakan vaksinasi Covid-19 mulai Rabu (13/1/2021) mendatang. Ditargetkan, 5,8 juta dosis vaksin terdistribusi ke daerah selama bulan Januari.

Lalu, menyusul 10.450.000 dosis vaksin yang didistribusikan pada Februari, dan 13,3 juta vaksin terdistribusi pada bulan Maret serta menyusul di bulan berikutnya.

(Amril Amarullah (Okezone))

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement