JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pengendalian Covid-19 di Jakarta harus dilakukan bersama. Karena itu, memetakan masalah menjadi suatu hal yang penting.
Hal ini diungkapkan Anies saat konferensi pers secara virtual langsung dari Balai Kota pada Sabtu (9/1).
Di sini, Anies menjelaskan langkah pemerintah provinsi DKI Jakarta dalam menindaklanjuti Pembatasan Sosial Berskala Besar Jawa – Bali (PSBB), termasuk di ibukota yang akan dimulai 11 Januari mendatang.
“Kita semua harus tahu situasi seperti apa. Jadi kita harus sama-sama paham kondisinya sehingga ketika kita mejalani semua langkah kita tahu persis apa yang kita capai insyallah kita bisa capai sama-sama,” terangnya.
Sebelum mengeluarkan keputusan langkah apa yang akan diambil, Anies akan memaparkan terlebih dahulu informasi terkini mengenai Covid-19 yang ada di Jakarta. Menurutnya hal tersebut sangat penting untuk menjadi masukan dalam pembuatan kebijakan ke depan.
(Baca juga: Akun Twitter Donald Trump Diblokir, Roy Suryo: Siapapun Kita Harus Bijak Gunakan Medsos)
Di kesempatan ini, Anies membeberkan beberapa data dan angka penting tentang perkembangan Covid-19 di Jakarta. Dia menyebutkan khusus di Jakarta pada pekan terakhir persentase poistivity rate-nya mencapai 13,3 %. Menurut Anies, baiknya angka ini di bawah 10% dan idelanya di bawah 5%.