Chloe juga memuji staf di rumah sakit yang melakukan perubahan istimewa yang tidak terduga. Pihak rumah sakit dinilai berhasil menunjukkan belas kasihan ketika mereka melampaui batas emosional dan fisik mereka.
“Hati kami tertuju kepada Anda dan keluarga Anda,” tulis Rumah Sakit Frimley Park menanggapi postingan di media sosial (medsos).
“Kami sangat senang staf kami berhasil membuat waktu ini sedikit lebih mudah bagi Anda semua. Ini benar-benar beberapa perawatan yang kami berikan yang paling penting,” jelasnya.
Sementara itu, Menteri Kesehatan Matt Hancock mengatakan ingin bersama seseorang di akhir hidupnya adalah salah satu naluri manusia terdalam.
“Ini adalah momen yang akan selalu bersamamu selamanya. Jika dilakukan dengan benar, ini dapat membantu mereka yang terpuruk dan itu membawa kenyamanan bagi mereka yang sekarat,” ungkapnya.
Seperti diketahui, pada awal pandemi, banyak anggota keluarga tidak dapat mengucapkan selamat tinggal terakhir mereka kepada orang yang mereka cintai setelah pembatasan ketat diberlakukan di Inggris pada 23 Maret tahun lalu.
Pedoman baru dikeluarkan pada 15 April tahun lalu untuk memungkinkan kerabat dekat mengunjungi anggota keluarga yang sekarat di rumah sakit dan panti jompo.
Aturan baru tersebut menyatakan kunjungan yang tidak perlu harus tetap dibatasi. Namun menyarankan agar kunjungan di “waktu-waktu sulit” harus dilanjutkan'.
(Susi Susanti)