JAKARTA - Komandan Disaster Victim Identification (DVI) Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri, Kombes Hery Wijatmoko mengatakan, hingga operasi DVI hari ke-9 atau pada Minggu (17/1/2021) pagi, pihaknya telah menerima total 188 kantong body part jenazah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air.
"Sampai pukul 09.00 WIB pagi ini, kami telah menerima total 188 kantong body part yang semua itu terdiri dari 162 yang sudah diperiksa dan sisanya 26 sedang kami periksa," ujarnya pada wartawan di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur pada Minggu (17/1/2021).
Menurutnya, 26 kantong jenazah yang baru diterima itu bakal dilakukan pembedahan oleh 4 tim medis, termasuk dari Inafis. Sejauh ini, RS Polri telah menerima 351 DNA di Laboratorium DNI Polri, terdiri atas 208 sampel postmortem dan 143 sampel antemortem.
"Ada beberapa sampel antemortem yang sedang kami kejar untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, salah satunya sampel dari Jawa Tengah karena untuk pemeriksaan DNA itu bila jenis kelaminnya sama, kami harus melakukan pemeriksaan mendalam untuk menemukan si A si B nya," tuturnya.
Dia menambahkan, terkait jumlah korban yang berhasil teridentifikasi tercatat sudah ada 24 korban, yang mana 15 teridentifikasi dengan DNA dan 12 dengan sidik jari. Artinya ada beberapa jenazah yang terkonfirmasi dengan DNA dan sidik jari.
Baca Juga : Hari Kesembilan, Ratusan Penyelam Sisir 13 Sektor Jatuhnya Sriwijaya Air
"Dengan satu metode sudah cukup ternyata ini ada yang dua-duanya (dengan DNA dan sidik jari) sehingga makin menguatkan proses pencocokan," katanya.
Baca Juga : Tim SAR Fokus Cari Korban dan CVR Pesawat Jatuh Sriwijaya SJ-182
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.