Cegah Covid-19, Denpasar Terapkan PPKM Berbasis Banjar-Dusun

Indira Arri, RCTI · Senin 18 Januari 2021 17:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 18 244 2346542 cegah-covid-19-denpasar-terapkan-ppkm-berbasis-banjar-dusun-YI5BpEyVRP.jpg Denpasar, Bali (Foto: Indira Arri)

BALI - Kota Denpasar, Bali menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM berbasis bajar dan dusun. Kebijakan ini mulai dilaksanakan pada 18 Januari dan berakhir pada 18 Februari 2021. Langkah ini dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19 di kota Denpasar yang dinilai masih tinggi.

Kepala Bagian Hukum Pemkot Denpasar Komang Lestari Kusuma Dewi mengatakan, PPKM berbasis Banjar dan dusun ini bukan menduplikasi PPKM kota berdasar surat instruksi Mendagri, namun sebagai langkah mendukung PPKM yang sedang berlaku saat ini di kota Denpasar.

Baca Juga:  Update Corona 18 Januari 2021: Positif 917.015 Orang, 745.935 Sembuh dan 26.282 Meninggal

Keputusan PPKM berbasis Banjar dan Dusun oleh Pemkot Denpasar yang terkesan mendadak ini dikritisi oleh Wakil Ketua DPRD kota Denpasar I Wayan Mariyana Wandhira. Menurutnya, perlu diperhatikan kapabilitas petugas Banjar atau Dusun yang ditugaskan dalam penegakan protokol kesehatan di wilayahnya, sehingga penanganan Covid-19 bisa lebih eafektif.

PPKM berbasis Banjar dan Dusun ini akan dilaksanakan di 423 Banjar dan Dusun yang ada di 43 kelurahan dan desa se-Denpasar. Masing - masing dusun akan menerjunkan 10 orang petugas, di mana setiap petugas akan menerima insentif sebesar Rp600 ribu selama penerapan PPKM berbasis Banjar dan Dusun.

Baca Juga: Tragis! Pasien Covid-19 Meninggal di Taksi Online Usai Ditolak Rumah Sakit

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini