KRI dr Soeharso-990 Akan Operasi 3 Korban Gempa Mamuju

Antara, · Rabu 20 Januari 2021 05:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 20 340 2347400 kri-dr-soeharso-990-akan-operasi-3-korban-gempa-mamuju-w8hV1iMvNN.jpg KRI dr Soeharso-990 (foto: Sindo)

JAKARTA - Kepala Rumah Sakit KRI dr Soeharso-990, Mayor Laut (K) dr Agung Malinda menyatakan, tiga korban gempa bumi di Kota Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, siap menjalani operasi bedah di atas kapal milik TNI AL tersebut pada Rabu (20/1/2021).

"Kami menerima lima pasien, tiga di antaranya telah siap kami lakukan proses operasi. Sementara dua sudah kami pulangkan," kata Agung di Dermaga Rangas Lanal Mamuju.

Baca juga:  Berdiri di Tengah Reruntuhan Kantor Gubernur Sulbar, Jokowi: Penanganan Bencana Sedang Berjalan

Selain korban yang membutuhkan penanganan operasi, Agung menuturkan, sebagian pasien yang datang ke KRI dr Soeharso-990, mengeluhkan luka memar atau pun nyeri pada tangan atau kaki, akibat tertimpa bangunan yang runtuh karena gempa.

Salah satu korban yang siap menjalani operasi, yakni Gilbert (13), seorang siswa SMP 2 Mamuju yang menjadi korban gempa bumi pada 15 Januari 2021.

"Anak saya jatuh, karena kecelakaan saat gempa karena mau lari," kata Semuel, orang tua Gilbert.

Baca juga:  Pengungsi Gempa Mamuju-Majene Sebagian Sudah Kembali ke Rumah

Gilbert yang diduga patah tulang di bagian tangan kiri itu, selama ini melakukan pengobatan tradisional. Semuel pun membawa Gilbert ke RS KRI dr Soeharso-990 untuk mendapatkan perawatan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan status penanganan bencana gempa bumi dengan magnitudo 6,2 di Sulawesi Barat sebagai tanggap darurat.

Penetapan status tanggap darurat itu dilakukan Gubernur Sulawesi Barat, HM Ali Baal Masdar melalui Surat Nomor 001/Darurat-SB/I/2021, sejak 15 Januari hingga 28 Januari 2021.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini