Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Lahan 3.000 Meter Persegi TPU Bambu Apus untuk Jenazah Covid-19, Ini Reaksi Warga

Okto Rizki Alpino , Jurnalis-Kamis, 21 Januari 2021 |15:17 WIB
Lahan 3.000 Meter Persegi TPU Bambu Apus untuk Jenazah Covid-19, Ini Reaksi Warga
Ilustrasi makam jenazah pasien Covid-19. (Foto: Okto Rizki)
A
A
A

JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta kembali membuka lahan baru pemakaman jenazah Covid-19 seluas 3.000 meter persegi, di TPU Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Terkait hal ini, warga bisa menerima dengan baik.

Penanggung Jawab Pelaksana Pemakaman Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Muhaemin, pembukaan lahan baru jenazah Covid-19 di Bambu Apus tidak mendapatkan penolakan dari warga sekitar. Sebab, lanjut dia, sebelumnya Dinas Pertamanan dan Kehutanan Kota DKI sudah mensosialisasikan ke warga sekitar.

"Dan ada permintaan (pembukaan lahan dari warga) juga. Karena sekarang yang menggunakan protap (Covid-19) harus ke (TPU) Tegal Alur dan ke (TPU) Srengseng Sawah," kata Muhaemin saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Kamis (21/1/2021).

Dia mengatakan, lahan baru tersebut sudah bisa digunakan pada hari ini. "Untuk sementara jenazah yang dimakamkan di TPU Pondok Ranggon dialihkan ke TPU Bambu Apus. Hari ini baru dimulai," Lahan baru seluas 3.000 meter persegi ini dipersiapkan menyusul penuhnya lahan khusus jenazah pasien Covid-19 di TPU Pondok Ranggon.  

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Kota Bogor Terus Meningkat, Ini Penyebabnya

"Luas lahan yang disediakan sekitar 3.000 meter persegi. Direncanakan hanya untuk 700 protap Covid-19, sampai siang tadi sudah dua jenazah pasien Covid-19 dimakamkan di TPU Bambu Apus," ujarnya.

(Qur'anul Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement