Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sejumlah Tenaga Kesehatan Ogah Divaksin Covid-19 Tahap Pertama

Taufik Budi , Jurnalis-Kamis, 21 Januari 2021 |07:48 WIB
 Sejumlah Tenaga Kesehatan <i>Ogah</i> Divaksin Covid-19 Tahap Pertama
Foto: Illustrasi Shutterstock
A
A
A

SEMARANG – Sejumlah tenaga kesehatan (nakes) di Jawa Tengah enggan disuntik vaksin Covid-19 tahap pertama, dengan berbagai alasan. Di antaranya menolak vaksinasi karena tengah mengikuti program kehamilan.

“Saya sampaikan dari jumlah sasaran 33.348 sampai siang ini, yang sudah divaksin ada 6.884 atau 20,6%, KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) kumulatif ada 25 dan itu semuanya reaksi ringan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Prabowo.

“Lalu juga yang tidak hadir ada 285, dan yang ditunda ada 428 (nakes),” imbuhnya.

Baca juga:  Ganjar Pranowo Targetkan Vaksinasi Covid-19 di Jateng Rampung 25 Januari

Dia menjelaskan, dari seluruh tenaga kesehatan yang menjalani vaksinasi terdapat 5% yang tidak hadir dengan mengungkapkan alasannya. Untuk itu, Dinas Kesehatan akan meminta pendapat pakar tentang vaksinasi Covid-19 bagi yang sedang menjalani program kehamilan.

“Jadi yang tidak hadir itu sekira 5 persen dan alasannya macam-macam. Ada yang alasannya sedang melakukan pengobatan artinya dia sakit sakit jadi tidak bisa datang untuk vaksin. Lalu juga ada yang alergi, dan sebenarnya ini termasuk persyaratan komorbiditas, lalu juga tidak enak badan antara lain flu, lalu badannya kurang fit,” ungkapnya.

Baca juga:  Indonesia Diprediksi Akan Terima 663 Juta Dosis Vaksin Covid-19

“Ada juga yang karena program ingin hamil. Ini juga saya akan minta pendapat ahli apakah seperti ini program hamil seperti ini ini menghambat atau direkomendasikan ditunda dulu vaksinasi atau seperti apa nanti alasan ilmiahnya akan kita konsultasikan,” terang dia.

“Namun demikian pada prinsipnya alasan tidak hadir itu adalah masih rasional dan itu bisa kita reschedule, kemudian yang program hamil hanya sebagian kecil,” tandasnya.

 

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement