Pembunuhan Massal, 5 Orang Termasuk Ibu Hamil Tewas Ditembak

Susi Susanti, Koran SI · Senin 25 Januari 2021 14:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 25 18 2350364 pembunuhan-massal-5-orang-termasuk-ibu-hamil-tewas-ditembak-BOMles6sRf.jpg Foto: CNN

INDIANAPOLIS - Lima orang, termasuk ibu hamil tewas ditembak pada Minggu (24/1).

Insiden yang disebut walikota sebagai “pembunuhan massal” ini terjadi dini hari di sisi timur laut Indianapolis

Kepala Polisi Metropolitan Indianapolis Randal Taylor mengatakan seorang remaja dalam kondisi kritis setelah ditembak dalam “penembakan massal terbesar di Indianapolis dalam lebih dari satu dekade”.

Juru bicara IMPD Shane Foley mengatakan petugas polisi IMPD menanggapi laporan tentang seseorang yang ditembak sebelum pukul 04.00 pagi. Setelah tiba, polisi menemukan seorang remaja laki-laki dengan luka tembak.

Petugas kemudian menerima informasi yang membawa mereka ke tempat tinggal lain kurang dari satu blok jauhnya. Petugas pun menemukan lima orang - termasuk seorang wanita hamil - tewas dengan luka tembak.

“Meskipun ada upaya penyelamatan terbaik yang diberikan oleh staf medis, namun baik perempuan maupun bayi yang dikandungnya tidak bisa selamat,” terangnya, dikutip CNN.

(Baca juga: Bulan Purnama Tepat di Atas Ka'bah Bisa Dilihat dengan Mata Telanjang pada 28 Januari)

“Remaja laki-laki yang ditembak diharapkan selamat dari luka-lukanya,” tambahnya.

Wakil Kepala Koroner Marion County Alfarena McGinty mengidentifikasi para korban yakni Kezzie Childs, 42; Raymond Childs, 42; Elijah Childs, 18; Rita Childs, 13; Kiara Hawkins, 1 dan bayinya.

Sementara penyelidikan IMPD sedang dalam tahap awal, Foley mengatakan penembakan ganda itu tampaknya bukan tindakan acak.

(Baca juga: Tekan Angka Covid-19, Biden Larang Warga Brasil hingga 26 Negara Eropa Lainnya Masuk ke AS)

Hingga Minggu sore, polisi mengatakan belum memiliki tersangka terkait dengan penembakan itu, tetapi mereka yakin pelaku berjumlah lebih dari satu orang.

“Pagi ini, satu atau lebih orang melakukan tindakan jahat di kota kami," kata Walikota Indianapolis Joe Hogsett kepada wartawan.

“Sementara kami masih belajar lebih banyak tentang keadaan yang menyebabkan insiden ini, saya ingin menjelaskan tentang sesuatu: Apa yang terjadi pagi ini bukanlah tindakan kekerasan senjata biasa. ... Apa yang terjadi pagi ini adalah pembunuhan massal,” terangnya.

Hogsett mengatakan dirinya telah menghubungi Kantor Pengacara Amerika Serikat untuk Distrik Selatan Indiana dan Kantor Lapangan FBI Indianapolis.

“Penegakan hukum federal akan datang untuk mereka, seperti yang saya bicarakan. Datang untuk mereka hari ini, datang untuk mereka malam ini, datang untuk mereka besok dan lusa. Datang untuk mereka selama diperlukan untuk menemukan mereka,” tambahnya.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini