TNI bersama stakeholder lainnya juga menyiapkan RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran, rumah sakit di Pulau Galang, rumah sakit lapangan Indrapura, dan lain-lainnya.
2. Puluhan Ribu Prajurit TNI Tegakkan Protokol Kesehatan
Hadi mengungkapkan total prajurit TNI yang dikerahkan dalam operasi penegakkan protokol kesehatan sebanyak 91.817. Mereka tersebar di seluruh Indonesia. "Operasi penegakkan disiplin prokes di 34 provinsi di seluruh Indonesia, TNI telah mengerahkan personel sebanyak 91.817," ujarnya.
3. TNI Kerahkan Ribuan Tenaga Kesehatan sebagai Vaksinator
Pemerintah telah menargetkan vaksinasi Covid-19 akan diberikan kepada 181 juta rakyat Indonesia atau 70 persen dari total populasi. Dengan demikian diharapkan kekebalan kelompok dapat terbentuk. Untuk menyukseskan program vaksinasi, TNI mengerahkan 9.176 tenaga kesehatan sebagai vaksinator.
"Tercatat TNI sudah siapkan tenaga kesehatannya sebanyak 9.176 vaksinator dari anggota TNI," ucapnya. Selain itu, pihaknya juga telah melaksanakan training of trainer (ToT) vaksinasi Covid-19 secara virtual dan tata muka yang diikuti oleh sebanyak 345 perwakilan tenaga kesehatan yang merupakan anggota TNI.
4. Ada 164 Perwira Karier TNI Dilantik dan Langsung Diterjunkan
Vaksinasi Covid-19 betul-betul memerlukan tenaga ekstra untuk menyukseskannya. Hal ini amat penting dalam rangka melindungi masyarakat dari wabah tersebut. Untuk itulah, Hadi melantik 164 perwira karier TNI yang ahli di bidang kesehatan dan mereka langsung diterjunkan untuk melaksanakan vaksinasi.
"Minggu ini saya baru saja melantik 164 orang perwira prajurit karier khusus tenaga kesehatan TNI yang akan langsung diterjunkan sesuai keahlian masing-masing," jelasnya. "Diharapkan dengan perkuatan ini akan mempercepat pencapaian target pemerintah dalam program vaksinasi nasional."
5. Pengerahakan Personel dan Alutsista untuk Distribusi Vaksin
Hadi mengatakan TNI mengerahkan sejumlah personel, materiil dan alutsista untuk mengawal dan mengamankan distribusi vaksin Covid-19. Hal ini sangat penting agar barang tersebut sampai di tempat tujuan dan tidak rusak. "TNI telah siapkan personel, materiil, dan alutsista untuk mengawal dan mengamankan distribusi vaksin," ucapnya.
6. Kontra Narasi Sesat Vaksin Covid-19
Hadi mengakui berita bohong (hoaks) dan informasi yang menyesatkan menjadi hambatan pemenuhan target pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kepada 181 juta rakyat Indonesia. Karenanya, hal ini harus ditangani dengan baik. Untuk mencegah itu, prajurit TNI di satuan kewilayahan juga diterjunkan untuk menyosialisasikan pentingnya vaksin Covid-19. Mereka juga mengedukasi masyarakat melalui komunikasi strategis.