Ubah Ikon Hollywood Menjadi "Hollyboob", Polisi Tangkap 6 Orang

Susi Susanti, Koran SI · Rabu 03 Februari 2021 11:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 03 18 2355623 ubah-ikon-hollywood-menjadi-hollyboob-polisi-tangkap-6-orang-lbwUyB16lh.jpg Pelaku yang diduga ubah tulisan di ikon "Hollywood" (Foto: Twitter)

LOS ANGELES - Departemen Kepolisian Los Angeles menangkap enam orang yang diduga diduga mengubah ikon tulisan Hollywood yang terkenal menjadi "Hollyboob".

Hal ini terjadi pada Senin (1/1) dini hari di perbukitan Hollywood. Menurut NBC Los Angeles, kelompok beranggotakan enam orang itu menutupi huruf "W" dan "D" agar terlihat seperti huruf "B" dengan membubuhkan apa yang tampak seperti terpal pada tanda itu,.

Petugas LAPD, Sersan Leonard Calderon mengatakan peserta mengatakan kepada seorang petugas jika mereka membuat perubahan untuk meningkatkan kesadaran tentang kanker payudara.

“Mereka tidak melakukan kerusakan permanen,” kata Calderon.

Menurut Los Angeles Times, lima pria dan satu wanita ditahan karena dicurigai melakukan pelanggaran ringan.

(Baca juga: Tolak Tinggalkan Kolam Renang, 3 Pria Ini Ditangkap)

Julia Rose, pendiri dan CEO majalah dewasa Shagmag, termasuk di antara mereka yang ditangkap dan dianggap bertanggung jawab atas lelucon itu. Namun, dia memberi tahu Vice bahwa itu bukan hanya untuk lelucon atau bahan guyonan semata.

Rose mengatakan tanda ikon Hollywood yang diubah itu dimaksudkan untuk menarik perhatian bos Instagram, Adam Mosseri. Dia mengatakan platform media sosial (medsos) baru-baru ini menangguhkan halaman pribadi dan bisnisnya - yang memiliki total 6 juta pengikut - karena foto telanjangnya.

“Produk saya hampir identik dengan Playboy, dan konten saya bahkan mungkin dianggap lebih aman daripada yang diizinkan untuk dipublikasikan oleh Playboy di platform Anda,” kata Rose kepada Vice.

(Baca juga: Tokoh Oposisi Rusia Alexei Navalny Divonis Lebih dari 2,5 Tahun Penjara)

“Saya ingin tahu bagaimana mereka memilih dan memilih akun mana yang akan dinonaktifkan dan mengapa.”

Rose juga memposting tentang lelucon itu di Twitter.

Rose mengatakan kepada Los Angeles Times jika dia dan krunya hanya berada di papan nama paling lama 30 menit sebelum mereka berjalan menuruni bukit tempat mereka ditangkap.

Mereka dibebaskan Senin (1/1) malam dan petugas LAPD mengatakan kelompok itu tidak dituduh melakukan vandalisme karena tidak ada kerusakan pada tanda tersebut.

Namun, Kepala Hollywood Sign Trust Mark Panatier, yang mengelola situs di Griffith Park, mengatakan sangat disayangkan jika ikon penting untuk kota L.A. tidak dihargai.

“Ini adalah ikon yang memperkuat visual pentingnya Hollywood, tidak hanya untuk kota L.A. tetapi juga untuk dunia,” tambahnya.

“Itu perlu ditegakkan; itu tidak perlu direndahkan,” lanjutnya.

Menurut rencana, Rose dan anggota krunya lainnya akan hadir di pengadilan pada 3 Juni mendatang dan berharap hakim menganggap lelucon mereka tidak berbahaya.

Ini bukan pertama kalinya tanda Hollywood diubah.

Pada Januari 2017, seorang pria mengubah tanda "Hollywood" yang terkenal menjadi "Hollyweed".

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini