Hujan Abu Vulkanik Gunung Raung Reda, Bandara Internasional Banyuwangi Kembali Beroperasi

Eris Utomo, iNews · Minggu 14 Februari 2021 18:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 14 340 2361885 hujan-abu-vulkanik-gunung-raung-reda-bandara-internasional-banyuwangi-kembali-beroperasi-WTr0uCBRPA.jpg Bandara Internasional Banyuwangi kembali beroperasi.(Foto:Dok Okezone)

BANYUWANGI - Operasional penerbangan di Bandara Internasional Banyuwangi, Jawa Timur, pada Minggu (14/2/2021) siang kembali normal.

Operasional penerbangan dinyatakan normal setelah dilakukan paper test dan rekomendasi Airnav Indonesia melalui notam B0227/21 notamc B0223/21/ tentang Pembukaan Bandara Internasional Banyuwangi menyusul aktivitas vulkanik Gunung Raung mulai meredah.

Opersioanal penerbangan di Bandara Internasional Banyuwangi ditandai pesawat dari Surabaya dengan nomer penerbangan QG-1502 mendarat dengan sempurna di landasan pacu bandara pada Minggu (14/2/2021). Sebanyak enam jadwal penerbangan dari dan menuju Bandara Internasiol Banyuwangi berlangsung lancar.

Baca Juga: Ribuan Hektare Tanaman Tertutup Abu Vulkanik Gunung Raung, Petani Terancam Rugi Besar

"Sebaran abu vulkanik memenuhi ruang udara bandara, dan paparan abu vulkanik juga menutupi landasan pacu bandara. Sehingga sangat berbahaya bagi keselamatan penerbangan," ujar Eksekutif General Manager PT Angkasa Pura II Bandara Banyuwang, Cin Asmoro.

Dia menambahkan, hingga kini pihak otoritas badara masih terus melakukan koordnisasi dengan pihak terkait guna mengentahui perkebangan aktivitas vulkanik GunungRaung yang masih dalam status waspada.

Baca Juga: Bandara Banyuwangi Masih Tutup Akibat Erupsi Gunung Raung, 6 Pesawat Batal Terbang

"Observasi melalui paper test juga terus dilakukan, guna memastikan sebaran abu vulkanik Gunung Raung tidak terdampak terhadap dunia penerbangan," tukasnya.

Sebelumnya, dilakukan penutupan selama tujuh hari akibat hujan abu vulkanik Gunung Raung.

Sementara itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada Pos Pengamatan Gunung Raung yang berlokasi di Dusun Mangaran, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, mencatat semburan abu vulkanik setinggi 500 meter mengarah ke timur dan timur laut.

Sedangakan gempa tremore masih tetap terjadi secara terus menerus dengan amplitudo satu sampai tiga milimeter, dominan satu milimeter, gempa tektonik jauh terjadi satu kali dengan amplitudo 32 milimeter berdurasi 185 detik.

(saz)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini