Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Epidemiolog Nilai Target 17 Agustus Bebas Covid-19 Tidak Realistis

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Senin, 15 Februari 2021 |11:54 WIB
Epidemiolog Nilai Target 17 Agustus Bebas Covid-19 Tidak Realistis
Ilustrasi (Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman menilai, target Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo yakni Indonesia bebas pandemi virus corona (Covid-19) pada 17 Agustus 2021 tidak realistis.

Dia menyebut, target tersebut terlalu optimis di tengah intervensi penanggulangan pandemi Covid-19 yang masih longgar.

"Ya untuk Indonesia terlalu optimis dengan intervensi seperti saat ini ya tidak realistis ya, karena kondisi seperti ini. Optimis iya, tapi harus realistis," kata Dicky saat dihubungi Okezone, Senin (15/2/2021).

Menurut Dicky, performa dalam menerapkan testing, tracing, dan treatment (3T) serta protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menjauhi kerumunan (5M) juga masih belum maksimal.

Dia menambahkan, kebijakan vaksinasi Covid-19 nasional juga membutuhkan waktu yang cukup lama bila program tersebut dilakukan saat kasus penularan Covid-19 masih tinggi.

"Nah kondisi ini kalau bicara Agustus itu berarti sekitar 6 bulan dari sekarang. Kalau strateginya seperti saat ini malah testingnya menurun, tracing juga tidak meningkat, dan tidak ada juga upaya pengetatan dalam PSBB atau pembatasan yang ketat ya vaksinasi dilakukan dalam pademi tidak akan signifikan dalam mengubah kondisi," jelas dia.

Dicky mengatakan, pemerintah harus meningkatkan 3T dan membangun program pengendalian pandemi Covid-19 mulai jangka pendek, menengah, hingga panjang sebelum menargetkan pengendalian pandemi virus corona di Tanah Air.

Baca Juga : Langgar Jam Operasional PPKM Mikro, Dua Tempat Hiburan Malam di Jaktim Disegel

"Ini yang harus dipahami. Menurut saya, ini bukan soal dikendalikan, tapi lakukan saja programnya bahwa testing diperbaiki, 300 ribu ini setengahnya saja tidak, atau seperempatnya (masih) jauh. Jadi ini yang harus dibangun adalah tunjukkan performa untuk pengendalian seperti apa targetnya," tuturnya.

Baca Juga : Lima Minggu PPKM, Kasus Covid-19 di Indonesia Menurun

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement