(Baca juga: Tokoh Syiah Indonesia Jalaluddin Rakhmat Meninggal Dunia)
Di salah satu dindingnya ada sebuah lubang kecil tempat Presiden Dwight Eisenhower meletakan peralatan golfnya.
"Ini lho, perpustakaannya Eisenhower," kata Kennedy bermaksud mengejek Eisenhower yang koleksi bukunya minim.
Clinton terbahak-bahak mendengarkan cerita Gus Dur itu. Dari mana Gus Dur mendapat cerita itu? Ternyata ia membaca buku Ted Sorensen berjudul the Kennedy Legacy (1969). Sementara Clinton sama sekali tidak mengetahui cerita tersebut.
"Ya mungkin nggak tahu, sebab dia nggak baca buku. Mana mungkin Presiden Amerika baca buku? Kalau dia baca buku berarti kelihatan dia nggak punya kerjaan. Nah, kalau Presiden Indonesia, justru harus baca buku sebab nggak ada kerjaan," tegas Gus Dur.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.