JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin mengatakan, bahwa sejak pandemi melanda Indonesia, pemerintah telah mengerahkan hampir seluruh perhatian, tenaga dan sumberdaya untuk menghadapinya.
Dimana menurutnya, dampak pandemi nyaris melumpuhkan sendi-sendi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
“Bukan saja di Indonesia, tapi seluruh negara di dunia tanpa kecuali mengalaminya. Covid-19 telah memaksa Pemerintah untuk mengambil langkah-langkah extra ordinary secara cepat guna mengatasi penularan dan jatuhnya lebih banyak korban, menjaga daya beli masyarakat seraya mengupayakan pemulihan ekonomi nasional,” katanya dalam Penyampaian Hasil Evaluasi dan Penghargaan Pelayanan Publik Lingkup Polres/Polresta/Polrestabes/Polres Metro Tahun 2020, Selasa (16/2/2021).
Baca juga: Gubernur Ganjar Pilih Tidak Terapkan Sanksi Penolak Vaksinasi
Dia mengatakan, bahwa pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan dan langkah-langkan. Menurut Maruf hal ini dinilai telah memberikan hasil yang cukup baik.
“Berbagai kebijakan, langkah serta upaya yang telah kita lakukan, alhamdulillah memberikan hasil yang cukup baik,” tuturnya.
Baca juga: Epidemiolog Nilai Target 17 Agustus Bebas Covid-19 Tidak Realistis
Maruf menyebut, salah satu capaian yang baik adalah pertumbuhan ekonomi yang kian membaik. Meskipun memang pada tahun 2020 pertumbuhan ekonomi masih terkontraksi.
“Secara makro tercatat banyak capaian yang baik, seperti tingkat pertumbuhan ekonomi tahun 2020 per kuartal yang terus membaik meski secara tahunan berkontraksi sekitar 2,07 persen,” ujarnya.
“Penyerapan anggaran mencapai 96 persen dari pagu APBN. Penyaluran bansos dan bantuan bagi UMKM yang mencapai hampir 100 persen.Penanganan pandemi yang relatif mampu menekan persentase jumlah korban tertular maupun meninggal pada level yang lebih baik dari rata-rata dunia,” pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.