Kunjungi Uji Klinis Vaksin Nusantara, DPR Dorong Pemerintah Buat Inovasi Penanganan Corona

Kelik, SUN TV · Selasa 16 Februari 2021 15:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 16 512 2363039 kunjungi-uji-klinis-vaksin-nusantara-dpr-dorong-pemerintah-buat-inovasi-penanganan-corona-BX0gxCvbXC.jpg Foto: MNC Media

SEMARANG - Untuk memastikan perkembangan uji klinis tahap kedua vaksin Covid-19 terbaru yang diberi nama vaksin Nusantara, Komisi IX DPR RI berkunjung ke RSUP dokter Kariadi Semarang. Vaksin buatan anak bangsa ini, hanya satu kali suntik dan berlaku untuk semua tanpa terkecuali baik lansia,komorbid, penderita hipertensi, ataupun auto imun.

(Baca juga: Rumah Sakit Kariadi Gelar Uji Klinis Fase 2 Vaksin Nusantara Siang Ini)

Kunjungan Komisi IX DPR ke RSUP dr Kariadi Semarang ini dipimpin langsung Wakil Ketua Komisi IX, Emanuel Melkiades Laka Lena. Kedatangan Komisi IX ini untuk memastikan perkembangan uji klinis tahap kedua vaksin Nusantara.

(Baca juga: Kiai Ini Wafat saat Sedang Lantunkan Ayat Suci Alquran)

Wakil Ketua IX DPR Emanuel Melkiades Laka Lena menyambut baik adanya vaksin Covid-19 produk lokal ini. Oleh karena itu dia berharap dengan adanya vaksin Nusantara bisa membantu pemerintah membebaskan wabah Covid-19 yang sudah hampir setahun di Inonesia.

"Saat ini seluruh negara belum menemukan obat dan vaksin. Oleh karena itu kami mendorong agar pemerintah, swasta kampus rumah sakit dan lain sebagainya untuk membuat inovasi membatu penanganan Covid di negeri ini,” ujarnya di lokasi, Selasa (16/2/2021).

Sekadar diketahui, vaksin Nusantara merupakan hasil kerjasama aivita biomedical inc, Undip dan pemerintah Indonesia yang diinisiasi mantan Menkes Terawan. Vaksin Nusantara ini menggunakan bahan serum darah masing - masing individu.

Sementara itu, inisiator vaksin Nusantara yang juga mantan Menkes Agus Terawan menegaskan, kehadiran vaksin Nusantara bukan sebagai saingan vaksin sebelumnya.

Pada uji klinis tahap pertama vaksin produk lokal ini sudah diuji coba kepada 27 orang. Diharapkan pada uji klinis kedua ini berjalan lancar sehingga vaksin dapat segera dimanfaatkan masyarakat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini