Terjerat Korupsi Dana Hibah, 7 Pejabat Diberhentikan Sementara

Pande Wismaya, iNews · Kamis 18 Februari 2021 22:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 18 244 2364543 terjerat-korupsi-dana-hibah-7-pejabat-diberhentikan-sementara-SObTUh6TGG.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

BULELENG – Terjerat kasus korupsi dana hibah, tujuh pejabat Dinas Pariwisata (Dispar) Buleleng, Bali diberhentikan sementara dari jabatannya. Ketujuh pejabat tersebut terdiri dari kepala dinas, sekretaris dinas, dua kabid, serta empat kepala seksi.

Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BPPSDM) Buleleng, Gede Wisnawa mengatakan, berdasarkan peraturan pemerintah (PP) Nomor 11 tahun 2017 Pasal 276 point c, PNSdiberhentikan sementara apabila ditahan karena menjadi tersangka tindak pidana.

“Mengacu dari peraturan itulah, mulai Kamis ini kami secara resmi memberhentikan sementara tujuh pejabat Dispar Buleleng yang telah ditahan. Sementara satu tersangka lagi berinisial Nyoman GGbelum diberhentikan sementara karena sakit sehingga belum ditahan oleh penyidik,” ujar Gede Wisnawa, Kamis (18/2/2021).

Meskipun telah diberhentikan sementara sebagai PNS, kata dia, ketujuh tersangka itu akan mendapatkan uang pemberhentian sementara sebagaimana dimaksud dalam PP Nomor 11 tahun 2017 Pasal 281 (3).

“Di situ disebutkan uang pemberhentian sementara diberikan sebesar 50 persen dari penghasilan jabatan terakhir,” ucapnya.

Baca Juga : Kejari Buleleng Duga Dana Hibah Dinas Pariwisata Mengalir ke 3 Instansi Lain

Gede Wisnawa mengatakan, Pemkab Buleleng segera menunjuk pelaksana tugas Dispar agar roda pemerintahan dapat berjalan dengan baik.

“Untuk posisi kadis akan diisi sementara oleh asisten administrasi perekonomian dan pembangunan Setda Buleleng, Ni Made Rousmini. Sementara untuk plt sekdis, kabid dan kasi akan diambil dari pejabat yang masih tersisa di Dispar Buleleng,” ujarnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini