Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Rumuskan Penurunan Stunting, Pemkot Jakut Gandeng Lintas Sektor

Yohannes Tobing , Jurnalis-Kamis, 25 Februari 2021 |07:27 WIB
Rumuskan Penurunan Stunting, Pemkot Jakut Gandeng Lintas Sektor
Ilustrasi (Foto:Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Utara bersama lintas sektor membahas rumusan program penurunan stunting atau kerdil. Pembahasan diawali dengan pemetaan dan analisa.

Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim mengatakan, permasalahan stunting bukan hanya persoalan dalam bidang kesehatan semata namun juga mencakup bidang lainnya.

Sebagai langkah awal dalam percepatan penanganan stunting ini, maka diperlukan analisa terkait kondisi wilayah berdasarkan program yang telah dilakukan setiap sektor di Jakarta Utara.

Baca Juga: Risiko Perkawinan Anak, KDRT dan Stunting

“Indikator yang dirumuskan tentunya bukan hanya mencakup bidang kesehatan saja, melainkan juga sektor lainnya. Sektor kesehatan hanya menyumbang 30 persen untuk intervensi gizi spesifik, sedangkan 70 persen intervensi gizi spesifik berada di sektor terkait di luar bidang kesehatan,” kata Ali saat di konfirmasi, Kamis (25/2/2021).

Baca Juga: Atasi Stunting, BKKBN Minta DPR Beri Dukungan Anggaran

Ali menjelaskan, pembahasan rumusan penurunan stunting ini meliputi penentuan lokasi yang memerlukan prioritas penanganan, jenis intervensi yang memerlukan prioritas penanganan.

Termasuk identifikasi kendala dalam manajemen layanan untuk menyasar rumah tangga, termasuk rekomendasinya. Diharapkan pemetaan yang tepat sasaran dapat mempercepat penanganan stunting di Jakarta Utara.

“Maka dari itu, kami memohon kerja sama kepada seluruh sektor terkait agar dapat segera merumuskan percepatan penanganan stunting di Jakarta Utara,” tutupnya.

(Sazili Mustofa)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement