Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sputnik V, Vaksin Covid-19 dari Rusia Akan Masuk ke Indonesia

Agregasi Sindonews.com , Jurnalis-Kamis, 04 Maret 2021 |16:01 WIB
 Sputnik V, Vaksin Covid-19 dari Rusia Akan Masuk ke Indonesia
Ilustrasi (Foto : Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Sputnik V akan menjadi salah satu vaksin untuk virus Corona (Covid-19) yang akan masuk dalam daftar vaksin mandiri di Indonesia. Perwakilan Sputnik V di Indonesia, PT Putra Cakra Rejekic, akan segera bertemu dengan pemerintah dalam rangka pembahasan rencana tersebut.

PT Putra Cakra Rejekic akan memfasilitasi semua kepentingan pemerintah Indonesia, baik kepada Aurugulf di UAE selaku pemegang hak exclusive pemasaran dan distribusi di Indonesia ataupun kepada Russian Direct Investment Fund (RDIF) di Rusia selaku sponsor penelitian vaksin Sputnik V di Rusia dan saat ini sebagai pemegang hak exclusive International.

Baca juga:  Virus Corona B117 Ditemukan di Karawang, Pemkab Bekasi Siap Siaga

Direktur Utama PT Putra Cakra Rejeki Siti Aisyah menyatakan, perusahaannya sebagai perwakilan resmi Sputnik V di Indonesia saat ini tengah koordinasi dengan pemerintah melalui instansi terkait, termasuk juga Kadin, untuk menentukan partner industri farmasi yang paling memenuhi persyaratan untuk meregistrasikan Sputnik V di Indonesia dengan mematuhi seluruh ketentuan regulasi di Indonesia.

"Menjadi komitmen kami membantu dan mensupport Vaksin Sputnik V untuk memasuki Indonesia, baik yang nanti akan digunakan secara mandiri maupun untuk kepetingan pemerintah di dalam program vaksin gotong royong dalam rangka penanggulangan Covid-19," ujar Siti Aisyah di Jakarta.

Baca juga:  Ketua DPD RI Ajak Masyarakat Lawan Aksi Penipuan dengan Modus Vaksin Covid-19

Vaksin Sputnik V sendiri penelitiannya dilakukan oleh Gamaleya Centre-National Research Centre of Epidemiology and Microbiology di Rusia, yang berdiri sejak tahun 1891 dan merupakan Lembaga research terkemuka di dunia.

Gamaleya Centre adalah Lembaga research pertama yang menemukan vaksin untuk Ebola virus dan A MERS. Kedua jenis vaksin untuk Ebola dan AMERS prinsip kerjanya berdasarkan Human Adenovirus vector platform yang digunakan sebagai dasar penelitian untuk vaksin Covid-19 Sputnik V.

 

Apa yang menjadikan Sputnik V di yakini sebagai vaksin terbaik dan paling aman di dunia? Sputnik V tidak mengandung virus hidup (yang dilemahkan) sebagaimana umumnya pengembangan vaksin tapi mengandung human adenovirus based vectors Covid-19 yang tidak dapat berkembang biak di tubuh manusia seperti kekhawatiran masyarakat umum utk vaksin dan jelas ini menjadikannya sangat aman.

Aisyah menambahkan, pendekatan penelitian lain yang sangat cemerlang dari Gamaleya Centre adalah penggunaan dua jenis vector serotype: no 5 (Ad5) dan no 26 ( Ad26) yang memberikan imun respons yang kuat dibanding penggunaan satu vector saja umum ditemukan untuk Vaksin Covid-19 yang diproduksi perusahaan farmasi lain.

"Seluruh hasil penelitian mengenai Sputnik V membuktikan adanya induksi yang kuat terhadap populasi spesifik sel T-lymphocytes: T-helper (CD4+) dan T-Killer (CD 8+). Disebutkan juga dalam hasil research yang dipublish Gamaleya Centre, IgG respond ditemukan di 100 persen relawan yang disuntik Sputnik V yang ini berarti efektifitas Vaksin ini terbukti sangat baik," pungkas Aisyah.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement