Oknum Pemuka Agama di Bali Cabuli Perempuan saat Melukat, Status Sulinggih Bodong?

Indira Arri, RCTI · Minggu 07 Maret 2021 14:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 07 340 2373750 oknum-pemuka-agama-di-bali-cabuli-perempuan-saat-melukat-status-sulinggih-bodong-Yl0JrwGd8c.jpg Rumah pelaku. (Foto: iNews)

BALI - Oknum sulinggih atau pemuka agama di Bali diduga mencabuli perempuan berinisial KYD (33). Akibatnya, status kesulinggihan pelaku berinisial IBRSM dipertanyakan karena didudga bodong.

Tindakan asusila yang diduga dilakukan oknum sulinggih atau pemuka agama itu terjadi di Gianyar Bali. Kasus ini cukup menggegerkan masyarakat.

Tak hanya itu, status kesulinggihan IBRSM yang tidak tercatat di Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali menjadi kontroversi dan dinilai bodong.

Baca juga: Dipolisikan, Lurah di Bekasi Diduga Raba Bokong Pedagang Warung

Pihak Parisada Kecamatan Tegalalang, Gianyar menyatakan, pelaku secara kedinasan tidak tercatat di PHDI Kabupaten Gianyar karena melakukan diksa pariksa atau ritual pengangkatan sulinggih di Kabupaten Karangasem. Namun kelengkapan dari para nabe atau gurum sebagai syarat legalitas di PHDI yang bersangkutan telah lengkap. 

Sementara pasca-kejadian, pihak aparat Desa Tampaksiring Gianyar akan menggelar upacara mecaru di TKP, guna mengembalikan kesucian dan kesakralan lokasi.

Baca juga: Polisi Tangkap Bos Pelaku Pelecehan Seksual terhadap Karyawati Perusahaan di Ancol

IBRSM dilaporkan perempuan berinisial KYD atas tindakan asusila saat melakukan ritual melukat atau pembersihan diri di Tukad Campuhan Tampaksiring Gianyar.

Kasus ini ditangani unit PPA Polda Bali dan telah siap dilimpahkan ke Kejaksaan Bali.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini