Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Cerita Timun Emas Menggambarkan Manusia Purba Kanibal?

Doddy Handoko , Jurnalis-Kamis, 11 Maret 2021 |09:19 WIB
Cerita Timun Emas Menggambarkan Manusia Purba Kanibal?
Ilustrasi.(Foto:YouTube)
A
A
A

Timun Emas (mentimun emas) adalah cerita rakyat Jawa yang menceritakan kisah seorang gadis pemberani yang melarikan diri dari raksasa hijau jahat yang mencoba untuk menangkap dan memakannya.

Alkisah, di sebuah desa hiduplah seorang perempuan tua, Mbok Rondo. Ia hidup sebatang kara. Ia ingin sekali memiliki seorang anak, agar dapat merawat dirinya yang sudah mulai tua.

Setiap hari ia pergi ke hutan untuk mencari kayu bakar. Pada suatu hari, di tengah hutan. Ia bertemu dengan seorang raksasa yang sangat menyeramkan.

Baca Juga: Kisah Desa Emas dan Piring Emas di Kolam Segaran Majapahit

Ia sangat ketakutan. Tubuhnya gemetaran melihat mahluk yang sangat besar itu. Raksasa itu berkata ,” Hei, perempuan tua? Jangan takut, aku tidak akan memakanmu. Kamu sudah terlalu tua. Dagingmu keras dan tidak enak. Aku datang kesini hanya ingin memberikan sesuatu padamu.”

Raksasa itu memberikan beberapa butir benih tanaman dan berkata,”Tanamlah benih ini dan rawatlah dengan baik dan kau akan mendapatkan semua yang kau inginkan selama ini.. tapi ingat, kau tidak boleh menikmatnya seorang diri. Kau harus memberikannya kepadaku juga sebagai tanda terima kasih.”

Baca Juga: Gayatri Rajapatni, Kisah Kecantikan Putri Majapahit Bagai Cleopatra

Ia menanam benih tersebut, keesokan harinya, benih tanaman itu telah tumbuh menjadi tanaman mentimun. Buah-buahnya besar-besar. Jika terkena sinar matahari, warnanya besinar seperti emas.

Karena penasaran dengan dengan buah mentimun itu, akhirnya di petiklah satu yang paling besar. Ketika di belah, Mbok Yem sangat terkejut. Di dalam timun tersebut ada seorang bayi perempuan yang sangat cantik.

Singkat cerita, Timun Emas sudah dewasa. Datanglah Raksasa yang dulu memberi buah. Ia datang menagih janji akan memakan Timun Emas.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement