Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Keterisian RS Covid-19 di Bawah 60%, Satgas Sebut Dampak Positif PPKM Mikro

Binti Mufarida , Jurnalis-Senin, 15 Maret 2021 |16:35 WIB
Keterisian RS Covid-19 di Bawah 60%, Satgas Sebut Dampak Positif PPKM Mikro
Ilustrasi penerapan prokes mencegah penularan Covid-19. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Brigjen TNI (Purn) dr. Alexander K. Ginting mengatakan, saat ini bed occupancy rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan Corona angkanya di bawah 60%.   

“BOR sudah di bawah 60% di berbagai rumah sakit. Temasuk juga di kamar ICU dan kamar isolasi sudah tidak seperti 2 bulan yang lalu,” ungkap Alex dalam Update RSDC Wisma Atlet: Perkembangan Pelaksanaan PPKM Mikro Terhadap Penanganan Kesehatan secara virtual, Senin (15/3/2021).

Penurunan itu, lanjut Alex, menunjukkan bahwa beban di hilir, yaitu rumah sakit sudah mulai menurun. Upaya penurunan ini sesuai dengan teori Satgas yang digunakan selama inil, bahwa untuk menurunkan beban rumah sakit, harus memperbaiki hulu yaitu komunitas, desa, RT/RW, hingga di lingkungan keluarga, lewat program pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro. 

Baca juga: Ini Pembatasan Kapasitas dan Jam Operasional Usaha Pariwisata Selama PPKM Mikro di Jakarta

“Jadi sesuai dengan teori kita bahwa untuk menurunkan beban di rumah sakit di hulu lah harus kita perbaiki. Dalam hal ini komunitas, di desa, di RT, RW, dan juga di rumah tangga,” ucapnya. 

Namun begitu, Alex menegaskan bahwa 3M dan 3T tidak boleh kendor, meski saat ini sudah ada vaksinasi. 

Baca juga: PPKM Mikro Disebut Berdampak Positif Meski Banyak Kontradiktif

“Jadi kepada kita baik yang di desa maupun yang di perkotaan 3M tidak boleh kita hentikan kendatipun kita sudah vaksin. Dan 3T harus bisa dilaksanakan terus-menerus kendatipun kasus sudah melandai,” tegasnya.  

(Qur'anul Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement