Share

Gereja Pecat Pelaku Penembakan Spa yang Tewaskan 8 Orang dari Keanggotaan

Susi Susanti, Koran SI · Senin 22 Maret 2021 11:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 22 18 2381823 gereja-pecat-pelaku-penembakan-spa-yang-tewaskan-8-orang-dari-keanggotaan-D7bi5tQsrp.jpg Pelaku penembakan spa di Atlanta (Foto: Report Door)

ATLANTA – Sebuah gereja di pinggiran kota Georgia mencopot tersangka penembakan di tiga spa di Atlanta, Robert Aaron Long dari jajaran keanggotaannya pada Minggu (21/3) pagi.

Gereja Baptis Pertama Crabapple di Milton, sebuah kota pinggiran kota yang terletak di utara Atlanta, mengatakan dalam sebuah pernyataan jika Long dan keluarganya adalah anggota kongregasi mereka selama bertahun-tahun. Gereja menyaksikan Long bertumbuh dan menerimanya menjadi keanggotaan gereja "ketika dia membuat pengakuan imannya sendiri di dalam Yesus Kristus."

"Pembunuhan yang tidak terpikirkan dan mengerikan ini secara langsung bertentangan dengan pengakuan imannya sendiri kepada Yesus dan Injil," kata pernyataan itu.

Pernyataan itu menyebut penembakan itu sebagai "tindakan ekstrim dan jahat" yang "bertentangan dengan segala sesuatu yang dipercayai dan diajarkan gereja."

Gereja mengutuk tindakan Long "dalam istilah yang paling kuat" dan mengatakan sangat menyesali "ketakutan dan rasa sakit yang dialami orang Asia-Amerika sebagai akibat dari tindakan Aaron yang tidak bisa dimaafkan."

(Baca juga: Perkosa Wanita Beramai-ramai, Pengadilan Hukum Mati Dua Pria)

"Tidak ada kesalahan yang dapat ditimpakan kepada para korban," bunyi pernyataan itu.

"Dia sendirilah yang bertanggung jawab atas tindakan dan keinginan jahatnya,” jelas penyataan itu.

Sebagai akibat dari penembakan tersebut, gereja menerbitkan pernyataan lengkapnya di situs webnya bersama dengan pertanyaan yang sering diajukan berkaitan dengan penembakan, hubungan Long dengan gereja dan ajaran gereja. Gereja membatasi akses publik di situs webnya untuk pernyataan dan ajaran gereja, dan menghapus akun media sosialnya.

Dalam pernyataannya, gereja mengatakan menghapus situs web dan akun media sosialnya "karena sangat berhati-hati."

"Kami mengkhawatirkan keselamatan anggota komunitas gereja kami," kata situs web gereja itu.

(Baca juga: Bawa Balita Masuk ke Kandang Gajah, Pria Ini Ditangkap)

Menurut rekaman yang disediakan oleh gereja, Pendeta Associate Luke Folsom mengatakan kebaktian Minggu dibuka dengan seorang anggota membacakan nama-nama korban yang nyawanya diambil dalam "tindakan pembunuhan yang tidak bisa dimaafkan”.

"Kami telah berduka atas kematian tragis ini sepanjang minggu, dan kami akan terus berduka untuk para korban dan keluarga mereka," kata Folsom.

"Jadi itulah yang akan kita lakukan hari ini,” lanjutnya.

Long, 21, ditangkap Selasa (16/3) malam terkait penembakan yang menewaskan delapan orang di tiga spa di wilayah metro Atlanta. Enam dari korban adalah wanita Asia. Kapten Kantor Sheriff Wilayah Cherokee Jay Baker pada Rabu (17/3) mengatakan Long menjelaskan kepada polisi jika dia yakin dirinya kecanduan seks dan dia melihat spa sebagai “godaan” yang ingin dia hilangkan.

Tidak jelas apakah salah satu dari tiga bisnis tersebut menawarkan layanan seksual selain pijat. Namun pihak berwenang tidak memberikan indikasi bahwa ketiga bisnis tersebut beroperasi secara ilegal.

Long ditahan tanpa kesempatan untuk mendapatkan jaminan di County Cherokee. Dia menghadapi empat dakwaan pembunuhan dengan kebencian, satu dakwaan percobaan pembunuhan, satu dakwaan penyerangan yang diperburuk dan lima dakwaan menggunakan senjata api saat melakukan kejahatan.

Menurut polisi Atlanta, dia telah didakwa dengan empat tuduhan pembunuhan sehubungan dengan dua penembakan spa di Atlanta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini