Jelang Ramadhan, Muadzin hingga Marbot Masjid Disuntik Vaksin Covid-19

Lukman Hakim, Koran SI · Selasa 23 Maret 2021 16:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 23 519 2382758 jelang-ramadhan-muadzin-hingga-marbot-masjid-disuntik-vaksin-covid-19-o2MU4rX82w.jpg Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau vaksinasi muadzin dan marbot di Surabaya (Foto : Sindo)

SURABAYA – Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa, meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kepada imam, muadzin, dan marbot masjid dengan total 1.000 orang yang digelar di Masjid Al-Akbar Surabaya, jelang Bulan Ramadhan, Selasa (23/3/2021).

Vaksinasi tersebut, dibagi ke dalam tujuh sesi, dimulai dari pukul 08.000 WIB sampai pukul 17.00 WIB untuk menghindari kerumunan dan memastikan penerapan protokol kesehatan (prokes). Masing-masing sesi berdurasi satu jam untuk 60-an orang. Serta, melibatkan 50 tenaga medis dari RSUD dr Soetomo dan Rumah Sakit Mata Masyarakat (RSMM) Jatim.

Khofifah mengatakan, Pemprov Jatim memfasilitasi vaksinasi Covid-19 untuk imam, muadzin, dan marbot masjid menjelang bulan ramadan. Tahap awal ada 2.000 dosis vaksin yang disiapkan untuk dua kali penyuntikan. Sebelumnya juga sudah dilakukan vaksinasi kepada 250 orang imam, muadzin, dan marbot masjid di RS Menur Surabaya.

“Sebentar lagi kita akan memasuki Bulan Ramadhan. Jadi kita memang khusus memfasilitasi vaksinasi bagi imam, muadzin, dan marbot masjid agar lebih aman,” katanya.

Menurut Khofifah, fasilitasi vaksinasi bagi imam, muadzin, dan marbot masjid sengaja dilakukan agar dalam pelaksanaan ibadah puasa, khususnya salat tarawih bisa berjalan dengan aman. Karenanya, vaksinasi jelang Ramadhan ini diharapkan bisa membangun suasana yang lebih sehat, kondusif saat masyarakat beribadah di masjid. “Vaksinasi imam, muadzin, dan marbot masjid ini akan dimaksimalkan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Khofifah mengingatkan bupati dan wali kota se-Jatim agar terus bersinergi dengan Pemprov Jatim memfasilitasi vaksinasi untuk imam, muadzin, dan marbot masjid. Sehingga, bisa memastikan masing-masing masyarakat bisa terlindungi lebih baik. “Mari kita bersinergi karena kita juga mengkoordinasikan dengan masing-masing daerah,” tandas Khofifah.

Baca Juga : Sesuai Prokes, Salat Tarawih Bisa Dibagi Dua Shift

Sementara itu, Humas Masjid Al Akbar Helmi Muhammad Nur mengatakan, untuk sementara MAS menangani vaksinasi wilayah Surabaya dan sekitarnya. Jika sudah selesai, MAS akan membantu juga koordinasi pelaksanaan vaksinasi masjid-masjid yang ada di Jatim.

“Dengan dilakukannya vaksinasi bagi imam, muadzin dan marbot masjid, diharapkan mereka bisa nyaman melayani jamaah,” katanya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini